Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari INA, Abdul Aziz bin Othman al-Tuwaijri, Sekjen organisasi Islam ISESCO, dengan mengeluarkan sebuah statemen sangat menyambut baik keputusan Vatikan yang mengakui Palestina sebagai sebuah negara independen.
MoU yang ditandatangani pada akhir-akhir bulan Juni tahun lalu ini, antara Vatikan dan para pejabat Palestina, dilaksanakan pada Sabtu (2/1).
Al-Tuwaijri dalam statemen tersebut mengatakan, aksi Vatikan dalam mengakui Palestina sebagai sebuah negara independen adalah sebuah posisi adil oleh Vatikan terhadap masyarakat teraniaya Palestina yang bertahun-tahun lamanya telah menderita akan penjajahan Israel dan senantiasa mendapat pelbagai kelaliman dan penganiayaan.
Demikian juga, Sekjen ISESCO dalam statemen tersebut meminta masyarakat internasional supaya berupaya mengakhiri penjajahan tanah-tanah Palestina oleh Israel dan membantu rakyat Palestina untuk hidup di sebuah negara independen, dengan ibukota Quds.
Disebutkan, 6 bulan setelah penandatanganan Mou antara Vatikan dan para pejabat Palestina, negara gereja Vatikan, Sabtu (2/1) mengumumkan bahwa MoU ini, dengan melihat pemenuhan semua prasaratnya, akan segera terealisasi.