IQNA

10:12 - February 09, 2016
Berita ID: 3470139
KARACHI (IQNA) - Pertemuan tahunan jamaah dakwah dan tablig Pakistan di kota Karachi rampung dengan hadirnya satu juta setengah umat muslim negara ini.

Menurut laporan IQNA, pertemuan yang memulai kinerjanya pada hari Kamis (4/2), mengakhiri kinerjanya pada Minggu (7/2).

Menurut penuturan koordinatornya, acara ini termasuk salah satu perkumpulan Islam terbesar di Pakistan, dimana lebih dari satu juta lima ratus ribu orang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Maulana Tariq Jameel, ulama terbesar kelompok ini dan jamaah tablig lewat ceramahnya dalam perkumpulan Karachi menyebut taubat dan taqwa adalah sebagai jalan kebahagiaan bagi umat Islam dan mengatakan, sekarang ini salah satu sebab utama kemunduran negara-negara dan umat muslim di dunia adalah karena mereka jauh dari Al-Quran dan ajaran-ajaran Rasulullah juga konflik yang terjadi di tengah-tengah umat.

"Dengan kita kembali pada hukum-hukum agama dan persatuan dalam masyarakat serta keluarga, maka kita akan mendapatkan kasih sayang Allah Swt,” tegasnya.

Salah satu koordinator pertemuan ini juga mengatakan, sebagian para partisipan pertemuan rohani tersebut berasal dari negara-negara tetangga seperti India dan Bangladesh.

"Tujuan dari penyelenggaraan ini adalah menciptakan motivasi, penargetan kehidupan muslim dan menaruhnya dalam rute kehidupan Islam yang benar dan sahih,” imbuhnya.

Para simpatisan dan muslim melewatkan waktu mereka selama empat hari dalam perkumpulan tersebut dengan pidato, pelaksanaan salat dan mendengarkan doa-doa, yang dibacakan oleh para ulama religi.

Dalam kemah-kemah yang diselenggarakan dalam pertemuan tersebut, telah menciptakan sebuah spiritualitas, kejernihan dan keintiman. Para partisipan mendengarkan ceramah dan setelah itu para Syaikh yang datang dari India dalam sebuah salat khusus mendoakan persatuan umat Islam dan setelahnya dengan kejernihan dan spiritual khusus saling berpisah dan kembali ke rumah masing-masing.

Jamaah tablig Pakistan didirikan pada tahun 1926 M di negara ini dan amir pertama dan pendirinya adalah Maulana Muhammad Ilyas Kandahlawi dan kemudian dilanjutkan putranya, Maulana Muhammad Yusuf dan setelahnya In’am al-Hasan sebagai amir pertama jamaah tersebut.

Syaikh Muhammad Ilyas Kandahlawi lahir di salah satu desa di India.

http://iqna.ir/fa/news/3473881

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\