IQNA

11:05 - February 09, 2016
Berita ID: 3470141
INDONESIA (IQNA) - Olimpiade nasional Al-Quran dan hadis diselenggarakan di Indonesia dengan diprakarsai oleh perwakilan Jamiah al-Mustafa (Saw) al-Alamiah.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari situs Jamiah al-Mustafa (Saw), musabaqoh ini diselenggarakan dengan prakarsa wakil Al-Mustafa di Indonesia dan Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sadra, dengan dihadiri Hujjatul Islam wal Muslimin Seyed Mofid Hoseini Kouhsari, wakil Al-Mustafa (Saw) di Indonesia.

Lebih dari seratus orang dari pelbagai universitas Indonesia dan demikian juga hauzah-hauzah yang berafiliasi dengan perwakilan Al-Mustafa hadir dalam musabaqoh tersebut, yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sadra.

Acara pembukaan olimpiade ini diselenggarakan dengan dihadiri oleh para direktur dan deputi wakil Al-Mustafa di Indonesia dan sejumlah para pengajar dan partisipan olimpiade, di auditorium pertemuan Al-Mustafa.

Para delegasi dari universitas Islam pemerintah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, IIQ Jakarta, PTIQ Jakarta, UNU Jakarta, STKQ Al-Hikam, STAI Madinatul Ilmi, Hauzah ilmiah Al-Mustafa Jakarta, Pesantren YAPI, Pesantren Az-Zahra, Pesantren Al-Hadi dan pesantren Darut Taqrib ikut berpartisipasi dalam pelbagai jurusan dalam olimpiade tersebut.

Dalam acara pembukaan olimpiade Al-Quran ini, Muhammad Rum, mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sadra dan selaku ketua komite pelaksana olimpiade tersebut, dengan mengucapkan selamat datang kepada para partisipan mengatakan, olimpiade nasional adalah sarana penting untuk memperkuat persaudaraan dan silaturahmi diantara universitas dan pelbagai hauzah Indonesia; karena peristiwa ini memiliki prioritas yang tinggi.

Lebih lanjut, Bpk. Hasyim Adnan, MA selaku Kepala Bidang Bimbingan dan Kebudayaan dalam pidatonya mengungkapkan, penyelenggaraan olimpiade nasional Al-Quran dan Hadis selain memperkuat persaudaraan di kalangan universitas dan hauzah, juga menciptakaan kecintaan terhadap Al-Quran dan Rasulullah (Saw) dalam hati umat muslim.

Dalam acara tersebut, Hujjatul Islam wal Muslimin Dr. Seyed Mofid Hoseini Kouhsari, wakil Al-Mustafa di Indonesia juga dengan menegaskan urgensitas peran Al-Quran dalam menciptakan ukhuwwah dan integrasi di kalangan umat Islam, mengatakan, Al-Quran adalah sarana yang dapat membimbing umat Islam pada hakikat alam semesta dan jika semua orang mengetahui makna sejati Al-Quran, maka kita tidak akan pernah melihat kerusuhan dan konspirasi di tengah-tengah umat muslim.

Dia melanjutkan, ironisnya titik lemah umat muslim adalah meninggalkan Al-Quran dan condong dengan persepsi dan kebudayaan Barat dan insya Allah dengan penyelenggaraan olimpiade ini umat muslim akan menemukan tendensi pemahaman wujud Al-Quran dan Rasulullah (Saw).

http://iqna.ir/fa/news/3473720

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\