
Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari situs Organisasi Kebudayaan dan Komunikasi Islam, pameran buku Islam Jakarta ke-15 dimulai Sabtu (27/2) di Gelora Istora Senayan Jakarta dan terus berlanjut sampai Minggu (6/3).
Pameran ini dibuka secara remsi oleh Anis Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.
Mendikbud Indonesia dalam pidatonya dalam acara ini beterimakasih atas penyelenggara pameran ini, yang diselenggarakan untuk kelimabelas kalinya di Jakarta dan mengatakan, penyelenggaraan pameran buku Islam Jakarta memiliki peran penting dalam masyarakat Indonesia.
Lebih lanjut ia mengatakan, saya sangat bangga karena pameran buku Islam diselenggarakan untuk penyadaran pemikiran Islam dan meningkatkan serta menghantarkan informasi-informasi religi dan ilmiah masyarakat Indonesia.
Demikian juga Anis Baswedan mengatakan, buku sebagaimana yang telah diketahui bersama, merupakan sumber ilmu dan sebuah kekuatan dalam kehidupan. Ali bin Abi Thalib (As) dalam hal ini mengatakan, ilmu adalah sebuah kekuatan.
Demikian juga ia mengharap bahwa dengan penyelenggaraan pameran semacam ini dapat mengajak berfikir masyarakat dan para pemikir muslim.
Menurut maklumat berita tersebut, tokoh-tokoh seperti Prof. KH. Nasaruddin Umar, imam besar masjid Istiqlal Jakarta, Afrizal Sinaro, ketua himpunan penerbit Indonesia, Hujjatul Islam Sayyid Murtadha Musawi, Ketua Markas Budaya Iran (ICC) dan Abbas Famouri, Konsuler Kebudayaan Iran di Indonesia hadir dalam acara pembukaan tersebut.
Lebih dari 700 penerbit domestik dan penerbit Jerman Frankfurt dan Konsultan Kebudayaan Iran di Jakarta (dengan lebih dari seratus topik buku terjemahan bahasa Indonesia) berpartisipasi dalam pamertan tersebut.