IQNA

Plark:
15:13 - July 26, 2017
Berita ID: 3471423
IRAK (IQNA) - Ketua staf rekonstruksi atabah suci dengan mengumumkan berita ini bahwa yang proyek serambi Sayyidah Zahra (Sa) sampai akhir tahun, rampung mengatakan: Proyek pengembangan haram Imamain Askariyyain juga akan segera dimulai.

Hassan Plark, ketua staf rekonstruksi atabah suci saat wawancara dengan IQNA sambil mengisyaratkan tahap terakhir pembangunan serambi Sayyidah Zahra (Sa) yang tengah dikerjakan, mengumumkan akhir tahun ini adalah rampungnya pembangunan proyek besar serambi Sayyidah Zahra (Sa) di samping haram Imam Ali (As).

Ia mengumumkan, serambi ini termasuk proyek religi terbesar dunia Islam yang dibangun dalam waktu tersingkat dengan anggaran minim dan ini menunjukkan manajemen jihadisme dan revolusi, yang dilakukan di bawah pengawasan Pemimpin Revolusi Islam (Rahbar).

Plark menambahkan, proyek ini dibangun dalam waktu kurang dari lima tahun dan dengan anggaran minim, yakni permeter lima juta Tuman dengan kriteria khusus dan proyek ini akan dibuka di salah satu momen religi akhir tahun.

Ia dengan mengisyaratkan bahwa akhir tahun merupakan akhir proyek pembangunan serambi Sayyidah Zahra (Sa), karenanya orang-orang yang berhasrat untuk berpartisipasi dalam pembangunan proyek ini memiliki kesempatan untuk mengirimkan dana ke rekening khusus proyek ini dan setelah proyek ini rampung, maka tidak akan lagi menerima dana untuk proyek ini.

Ketua staf rekonstruksi atabah suci dalam menjawab pertanyaan apakah ada kekurangan dana untuk membangun serambi ini? Mengatakan; kami tidak memiliki kekurangan anggaran warga untuk membangun proyek ini dan kami mengeluarkan dari sumber-sumber staf lain dan semoga kita, sampai waktu yang tersisa juga mendapat berbagai bantuan dari masyarakat dan sebagai ganti anggaran yang sudah dipakai.

Ia mengumumkan, hari ini kami berangkat menuju Irak guna menandatangani program perluasan haram Imamain Askariyyain dengan dewan wakaf Syiah Irak, yang berdasarkan program haram ini diprediksikan akan diperluas mencapai 20 kali lipat dari ukuranyang ada sekarang dan dari empat arah dan mencakup serambi, dan ruang-ruang istirahat untuk para ziarah di dalam haram.

Plark menambahkan, program ini dilaksanakan dengan partisipasi masyarakat Iran dan kerjasama para pengurus dan warga Irak serta para pengurus Irak berkewajiban atas kepemilikan tanah-tanah di sekitar haram, yang anggarannya sangatlah besar, gambar-gambar program ini sudah disiapkan sebelumnya dan staf rekonstruksi mengemban pelaksanaannya.

Ia menambahkan, sekarang ini dari aspek keamanan di Samarra tidak ada masalah dan dengan pemasangan dharih dan rekonstruksi haram, yang rusak akibat serangan teroris, sekarang memasuki fase ketiga, yakni pelaksanaan program perluasan haram.

http://iqna.ir/fa/news/3622305

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\