IQNA

18:49 - December 05, 2017
Berita ID: 3471761
AMERIKA (IQNA) - Dalam menanggapi twit anti Islam Trump, Presiden Amerika, umat muslim Texas Amerika berkumpul bersama-sama guna menyampaikan pesan damai dan persatuan.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Fox News, program ini diselengarakan Sabtu (2/12) dan disitu dikenang dua orang muslim Amerika, Malcolm X, aktivis kulit hitam dan hak-hak kemanusiaan serta pembela hak-hak Afrika Amerika, dan Muhammad Ali Clay, petinju professional.

Omar Suleiman, pemimpin agama muslim Texas mengatakan, Trump dengan publikasi film-film anti Islam berencana menunjukkan muslim Amerika sebagai orang yang bodoh, sementara sedikit sekali ada masyarakat yang baik seperti masyarakat muslim Amerika.

Dunald Trump, Rabu (29/11) memublikasikan kembali video-video yang dipublikasikan Wakil Ketua Partai Rasis di Inggris.

Malcom X (lahir 19 Mei 1925 di Nebraska – meninggal 21 Februari 1965 di New York) setelah bergabung dengan kelompok Umat al-Islam, ia memilih nama Malcom X untuk dirinya, dan dalam perjalanan haji, ia dikenal dengan El-Hajj Malik El-Shabazz. Ia tersohor dikarenkana perlawanannya terhadap diskriminasi rasiss dan demikian juga kehidupan berpetualang dan penuh dengan kegembiraan.

Muhammad Ali Clay (lahir 17 Januari 1942 Kentucky - Meninggal 3 Juni 2016 Louisville, Kentucky, Amerika Serikat), petinju professional kelas berat Amerika, yang dikenal sebagai seorang petinju legendaris dalam kelas ini. Ia dikenal sebagai seorang aktivis sipil dan tokoh inspirasional, kontroversial dan menantang di dalam dan di luar ring tinju.
 
http://iqna.ir/fa/news/3669459
 
 
 
Kunci-kunci: Amerika ، Texas ، Pesan Damai ، Islamofhobia Trump ، IQNA
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\