IQNA

IQNA:
15:29 - July 03, 2019
Berita ID: 3473234
IRAN (IQNA) - Pengurus dakwah dunia (External Tableegh) federasi Khoja Shia Ithna-Asheri mengatakan: “Khoja lebih aktif dalam hal ekonomi, agama dan budaya, dan tidak masuk ke faksi politik karena kepekaan.”

Menurut laporan IQNA, Khoja adalah sekelompok Muslim yang 600 tahun yang lalu, menggabungkan ide-ide agama Hindu dengan ajaran mazhab Ismailiyah di India. Secara bertahap, para pengikut kelompok ini dibagi menjadi beberapa kelompok, beberapa dari mereka menerima mazhab Syiah Itsna Asyari, dan dengan bermigrasi ke wilayah Afrika Timur, mereka membentuk masyarakat yang ramah dan berpengaruh. Selain di Afrika, kelompok ini juga hadir di India, Pakistan, Australia, dan Selandia Baru, Eropa dan Amerika Utara. Mereka sangat berpengaruh dalam urusan ekonomi dan komersial, serta kegiatan amal dan kemanusiaan di negara mereka serta memiliki pengaruh dan kedudukan tersendiri di tingkat internasional.

Sebagian besar Khoja berada di India dan Pakistan, dan kemudian komunitas terbesar mereka tinggal di Tanzania dan beberapa negara Afrika lainnya. London juga merupakan pusat utama Khoja Eropa.

Federasi Dunia Komunitas Muslim Khoja Shia Ithna-Asheri terdaftar sebagai organisasi amal di Inggris pada tahun 1976. Menurut konstitusinya, federasi ini adalah organisasi independen yang ketua dan anggota dewannya dipilih untuk masa tiga tahun dalam pemilihan umum. Kebijakan organisasi ini ditetapkan pada pertemuan enam bulan. Sekretariatnya terletak di Islamic markas Islam Stanmore London.

Beberapa tujuan dan rencana organisasi tersebut mencakup di bawah ini:  respon cepat terhadap bencana dan insiden global, bantuan untuk pengembangan ekonomi dan pengembangan kapasitas manusia di daerah berpenghasilan rendah, penyediaan fasilitas kesehatan dan medis melalui pendirian markas medis dan klikik-klinik Oftalmik di seluruh dunia, mendukung proyek pasokan air minum di negara berkembang, membangun rumah-rumah murah, menyediakan fasilitas penting untuk kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan, mendukung siswa berpenghasilan rendah di negara berkembang untuk menempuh pendidikan di negara-negara maju, bekerja sama dengan kelompok-kelompok Islam dengan tujuan memperkuat aliansi antara masyarakat Muslim dan publikasi serta distribusi buku-buku Islam.

Anggota Federasi Dunia Khoja adalah sebagai berikut: federasi jamaah Khoja Itsna Asheri Afrika, Dewan Komunitas Eropa, Federasi Komunitas Australia, Federasi India, Organisasi Komunitas Khoja Shia Ithna-Asheri Amerika Utara dan federasi jamaah Khoja Shia Ithna-Asheri Pakistan. Haji Anwar Daramisi saat ini memimpin Khoja World Federation.

Khoja Tidak Masuk dalam Faksi Politik/ Federasi Dunia; Layanan Kemanusiaan Terkemuka

Nader Ja'far, Pengurus Federasi Internasional Asosiasi Khoja Shia Ithna-Asheri

Untuk lebih mengenal dengan struktur federasi dunia Khoja ini, kami berbicara dengan Nader Jafar, yang bertanggung jawab atas dakwah internasional kegiatan federasi ini. Dia berbicara tentang pembentukan federasi ini, dan mengatakan bahwa jamaah besar Khoja Afrika tersebar di berbagai negara seperti Tanzania, Uganda, Somalia, Burundi, Madagaskar, Kenya, Afrika Selatan, Mauritius, Kongo dan sebagainya. Awalnya, Federasi Khoja Afrika (AFed) dibentuk untuk mengatur kegiatan Khoja negara tersebut. Kemudian, berkenaan dengan migrasi Khoja ke seluruh dunia, diputuskan bahwa Federasi Dunia akan dibentuk. Cabang independen dari federasi ini di benua lain termasuk Dewan jamaah Eropa (Coej), Organisasi Shia Ithna-Asheri Amerika Utara (Nasimco), Organisasi Australia-Asia-Pakistan dan Federasi Gujarat India.

Kedudukan Federasi

Dia menambahkan: "Federasi Dunia adalah organisasi non-pemerintah yang terdaftar di PBB dan memiliki Dewan Penasihat Ekonomi dan Budaya. Sekarang jamaah Khoja di setiap kota memiliki penanggung jawab dan komite khusus, serta masjid dan husainiah tersendiri. Misalnya, di Madagaskar, di 14 kota yang berbeda, 14 jamaah masing-masing memiliki sebuah komite khusus dan secara keseluruhan sekitar 100 jamaah di berbagai kota di dunia.

Khoja Tidak Masuk dalam Faksi Politik/ Federasi Dunia; Layanan Kemanusiaan Terkemuka

Pemimpin Federasi Dunia Khoja dari awal hingga kini

Kegiatan Sosial

Nader Jafar mengatakan bahwa Khoja lebih aktif di bidang ekonomi, agama dan budaya, dan karena kepekaan, mereka tidak masuk ke dalam faksi politik. Federasi peka terhadap peristiwa yang melibatkan Muslim, dan dalam beberapa kasus, seperti kejahatan baru-baru ini yang dilakukan oleh pemerintah Myanmar terhadap Muslim, Federasi telah mengeluarkan pernyataan mengutuk dan Federasi ini juga berkontribusi pada peristiwa global lainnya terhadap Muslim.

Penanggung jawab dakwah dunia federasi Khoja Itsna Asheri menekankan bahwa hubungan antara para pejabat Khoja dan para kepala beberapa negara sangat kuat. Misalnya, hubungan antara para pejabat ini sangat baik dengan Presiden negara-negara Afrika.

Tindakan Kemanusiaan

Terkait tindakan kemanusiaan, dia mengatakan, Federasi di berbagai negara seperti Bosnia dan Herzegovina, Kosovo, Libanon, Irak, Yaman, Suriah, Afganistan, Myanmar, Haiti, Nepal, Bangladesh, India, dan Pakistan, Thailand, Filipina, Chili, Kenya, Tanzania, Uganda, Somalia dan Afrika Selatan memiliki program khusus tentang kegiatan kemanusiaan. Misalnya, selama bulan Ramadan,13,5 juta orang di 21 negara menggunakan paket makanan dan berbuka puasa. Dalam ranah pernikahan pemuda di berbagai negara, termasuk Afganistan, berkontribusi pada biaya pernikahan kaum muda setiap tahun. Di musim dingin di negara-negara seperti Afganistan, Pakistan dan Yaman menyumbang baju hangat untuk orang-orang yang membutuhkan. Ada juga kantor bantuan untuk orang-orang yang membutuhkan di Suriah. Di Somalia, Haiti, Bangladesh, dan Filipina, mereka juga memiliki kegiatan keagamaan dan kemanusiaan. Mereka juga aktif di bidang kewirausahaan, menyediakan pakaian dan perumahan, membantu anak yatim dan janda, membangun masjid, husainiyah, masalah medis dan bantuan dalam hal kecelakaan tak terduga.

Khoja Tidak Masuk dalam Faksi Politik/ Federasi Dunia; Layanan Kemanusiaan Terkemuka

Nader Jafar menyatakan: Federasi juga aktif di bidang layanan kesehatan. Dokter spesialis sukarelawan pergi ke negara-negara di dunia di bawah federasi untuk perawatan orang dan merawat pasien yang membutuhkannya secara gratis. Misalnya, dokter spesialis mata dan dokter gigi terkenal dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Prancis dan Tanzania pergi ke daerah-daerah yang kurang mampu di negara-negara seperti Suriah, India dan Irak untuk memeriksa dan merawat pasien.

Mendukung Pendidikan                                                                           

Dia menekankan bahwa Federasi memiliki kegiatan pendidikan selain kegiatan amal. Misalnya, memiliki hubungan dengan universitas-universitas besar dunia dan memperkenalkan orang-orang dan memberikan beasiswa. Saat ini, telah memberikan beasiswa di sejumlah negara seperti Australia, India, Kanada, Malaysia, Afrika Selatan, Mauritius, Inggris, Prancis, dan sebagainya. Demikian juga diselenggarakan berbagai kursus lanjutan, seperti kursus khusus dalam metode pengajaran untuk guru sekolah dan kursus untuk manajer di berbagai negara.

Nader Jafar mengatakan tentang kegiatan federasi: telah dilakukan pelbagai aktivitas di bidang publikasi pengetahuan Islam dan Syiah. Ada kantor tablig di kota-kota Qom, Najaf, Mumbai, Bosnia dll, dan kantor pusat di London. Federasi ini bekerja sama dengan Jamiah al-Mustafa (saw) al-Alamiah dan Jamiah az-Zahra (as). Mereka juga membantu orang-orang dalam menemukan tempat tinggal dan memberikan sedikit biaya kepada mereka. 29 kegiatan keagamaan, budaya dan amal dilakukan di kantor Qom.

Situs Menjawab Pertanyaan-Pertanyaan Agama

Penanggung jawab federasi dunia ini mengingatkan: Kami demikian juga memiliki situs dengan alamat AskanaLim.org, yang mana orang-orang mengirimkan pertanyaan agama dan keyakinan mereka dan tim pakar agama menjawabnya.

Dia menambahkan, "Kegiatan lain dari Federasi ini adalah penerbitan buku-buku Islam dan lintas agama. Juga di bidang audiovisual, CD dan DVD Islami diproduksi dan pendidikan dalam bentuk DVD. Selain itu, terjemahan buku-buku Islam dan pendidikan ada dalam agenda dan pameran buku akan diadakan. Pengiriman jangka pendek selama bulan Muharram dan Ramadan, mengadakan kursus pelatihan dan pengiriman mubaligh dan penunjukan orang sebagai Imam Jumat di berbagai negara adalah kegiatan lain yang dilakukan sehubungan, dengan memperhatikan pengenalan bahasa dan budaya berbagai tempat.

Hubungan dengan Iran

Nader Jafar menyatakan: Sepanjang tahun ini, salah satu tujuan penting dari perjalanan Khoja adalah ziarah ke Iran dan Irak. Di Iran, tempat haram suci Imam Ridha (as), makam Sayyidah Masumah (sa) dan Shah Abdul Azim al-Hasani adalah tempat yang diminati kelompok Khoja. Mereka datang ke Iran dari berbagai daerah, terutama Asia, Afrika, Eropa dan Amerika Utara, sebagai peziarah dan mengunjungi tempat-tempat menarik di negara ini.

Khoja Tidak Masuk dalam Faksi Politik/ Federasi Dunia; Layanan Kemanusiaan Terkemuka

Pertemuan sekelompok Khoja dengan Ayatullah Shafi Golpayagani

Dia mengatakan: “Federasi itu juga menyediakan layanan di Iran. Mereka memberikan bantuan pasca gempa bumi di Bam dan Kermanshah, serta banjir baru-baru ini. Mereka memiliki hubungan erat dengan para maraji’ di Qom dan Najaf dan bekerja sama dengan kantor mereka. Selain itu, sudah menyelenggarakan kursus selama 17 tahun untuk meningkatkan ilmu pengetahuan Islam di musim panas. Ada juga kursus pendidikan khusus untuk pasangan muda, kursus khusus dalam pengobatan tradisional dan kursus spesialis untuk para mubaligh dan pengajar di Iran dan berbagai negara.”

Perlu disebutkan bahwa Nader Jafar sebelumnya adalah perwakilan Federasi Khoja Dunia Itsna Asheri di Qom, dan sekarang bertanggung jawab atas dakwah global federasi ini.

 

http://iqna.ir/fa/news/3821772

Kunci-kunci: Iran ، Khoja ، Federasi Dunia
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\