IQNA

16:43 - August 20, 2019
Berita ID: 3473374
KAZAKHSTAN (IQNA) - Naskah digital Alquran dalam pelbagai bahasa disimpan di Museum Kebudayaan Islam yang baru-baru ini didirikan di Kazakhstan dan dapat diakses.

Menurut laporan IQNA, Museum kebudayaan Islam pertama, yang disebut Halifa Altay dibuka pekan lalu bertepatan dengan hari raya Idul Adha di masjid pusat provinsi Kazakhstan timur, yang menyimpan pelbagai karya.

Di samping sejarah Islam, museum ini juga menyajikan tradisi dan adat istiadat bangsa Kazakh, dan di sini naskah elektronik Alquran dalam bahasa Kazakh, Arab, Inggris, dan Rusia dapat diakses.

Menurut atase kebudayaan Iran di Kazakhstan; Daniyal Ahmadov, gubernur Kazakhstan Timur, dengan memperkenalkan museum ini di halaman Facebook-nya, menulis: "Museum ini memiliki beberapa bagian, termasuk yang terkait dengan kemunculan dan penyebaran Islam di tanah Kazakh dan bagian Islam saat ini. Buku-buku berumur seratus dua ratus tahun yang diterima dari Universitas Cambridge, Inggris dan Turki, termasuk naskah khat Divan Hikmet oleh Ahmad Yasawi (sufi, penyair Turki dan pendiri Tariqoh Yasawiyah) dan kisah Oghuznama (Dede Korkud), telah dipamerkan untuk publik.

Dia juga menambahkan: Replika Kakbah tentang kota tua Atlakh Kazakhstan juga telah dipamerkan di Museum Kebudayaan Islam di Kazakhstan Timur.

Sejumlah Alquran Digital Disimpan di Museum Baru Kazakhstan

http://iqna.ir/fa/news/3836101

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\