IQNA

2:33 - February 15, 2020
Berita ID: 3473938
INGGRIS (IQNA) - Mohammad Ayyub Asif, qori remaja Inggris dan mantan pemain Arsenal, mengatakan: “Banyak pemuda Inggris suka mendengar Alquran dan berpartisipasi dalam majelis Alquran.”

Menurut laporan IQNA dilansir dari surat kabar al-Dostor Mesir, Mohammad Ayyub Asif, seorang qori Mesir yang tinggal di Inggris, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Jaringan Satelit Al-Mehwar: Saya telah mentilawah Alquran di 25 negara, termasuk negara-negara Arab, Afrika dan Eropa.

"Orang-orang di negara-negara Eropa sangat berbeda dalam mendengarkan Alquran masyarkat Mesir. Sebagai contoh, orang-orang Inggris mendengarkan Alquran dengan sangat tenang, tetapi orang-orang Mesir dalam majelis-majelis Alquran, sangat mensuport sang qori dan mengetahui perbedaan antara maqom-maqom Alquran dan metode tilawah Alquran," katanya tentang cara mendengarkan Alquran di pelbagai negara.

Qari Inggris melanjutkan: Banyak orang Inggris menghadiri majelis-majelis Alquran dan kebanyakan dari mereka masih muda; kendati mereka tidak berpegang teguh dengan perintah-perintah Alquran, namun sangat cinta mendengarkan suara Alquran.

Mantan Pemain Arsenal Berbicara tentang Alquran

Mohammad Ayyub Asif lahir di Inggris dari ayah Pakistan dan seorang ibu Maroko, dan menurut penuturan dirinya sendiri, ia mempelajari surah-surah pendek Alquran dari ayahnya sedari kecil.

Kakek dari ibunya adalah seorang hafiz Alquran, dan Mohammad menghafal seluruh Alquran bersamanya. Kemudian kakek dan ayahnya menemukan potensi qiraat Alquran darinya dan mendorongnya untuk mentilawah Alquran.

Pengalaman Sepak Bola di Arsenal

Pemuda hafiz Alquran Inggris itu mengatakan, dia adalah seorang pemain sepak bola ketika masih kecil dan bermain di Arsenal Soccer School di Inggris. Dia bergabung dengan tim pemuda Arsenal pada usia 15 tahun dan berkompetisi dalam dua kompetisi, tetapi karena misi bisnis ayahnya, dia terpaksa melakukan perjalanan ke Mesir dan menetap di Kairo bersama keluarganya.

Mohammad Ayyub Asif menyelesaikan pendidikannya di Universitas Al-Azhar Kairo di Mesir dan mentilawah Alquran dengan dua cara, "Warsh berasal dari cara baca Nafi'" dan "Hafsh dari Ashim" di bawah pengawasan kakeknya, Sheikh Mohammad Karmun, pada usia enam tahun. Dia juga telah menghafal Alquran juz per juz.

Sejauh ini, dia telah berpartisipasi dalam banyak musabaqoh tilawah Alquran dan meraih peringkat pertama dalam musabaqoh Inggris, Mesir, Pakistan dan Belgia.

Bacaan surah al-Syams oleh Mohammad Ayyub Asif

https://iqna.ir/fa/news/3878365

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\