IQNA

8:45 - March 16, 2020
Berita ID: 3474040
TEHERAN (IQNA) - Vatikan mengumumkan perayaan Paskah tahun ini tanpa kehadiran umat Kristen untuk melawan wabah virus corona.

Baghdadtoday melaporkan, Vatikan hari Minggu (15/3) dengan mengeluarkan pernyataan mengumumkan: Karena wabah virus corona, perayaan Paskah tahun ini diadakan tanpa kehadiran umat Kristen.

Pernyataan itu mengatakan: Karena keadaan darurat kesehatan global, semua festival dan ritual keagamaan akan diadakan tanpa kehadiran umat Kristen.

Sebelumnya, Paus Fransiskus, yang berusia 83 tahun, telah membatalkan semua doa mingguannya karena khawatir akan terinfeksinya masyarakat. Dengan demikian, tidak akan ada banyak masyarakat yang hadir dari Selasa Suci hingga Minggu Suci.

Lembaga Gereja juga mengumumkan bahwa acara doa mingguan juga akan disiarkan secara online.

Kasus pertama corona di Vatikan terdaftar pada hari Jumat (6 Maret), dan kemudian aktivitas di kota Paus dihentikan untuk untuk sanitasi dan desinfeksi.

Italia, setelah Cina, memiliki jumlah korban terbesar virus corona di dunia. Hingga Sabtu malam, 14 Maret, pemerintah negara ini mengumumkan kematian 1441 orang akibat terkena virus corona. Lebih dari 21.000 orang di Italia terinfeksi penyakit ini. Otoritas kesehatan di negara itu telah mencatat 3500 kasus baru virus corona hanya dari Jumat hingga Sabtu. (hry)

 

3885487

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\