IQNA

15:18 - May 26, 2020
Berita ID: 3474251
TEHERAN (IQNA) - Raja Arab Saudi pada Selasa pagi ini memerintahkan pembukaan kembali semua masjid di negara itu, kecuali Mekah.

Arabi 21 melaporkan, kantor berita resmi Arab Saudi, WASS mengumumkan bahwa Raja Salman Arab Saudi telah memerintahkan masjid-masjid negara ini untuk dibuka kembali selama 20 hari mulai Minggu depan dengan menjaga langkah-langkah pencegahan. Namun, penyelenggaraan salat berjamaah di dua tempat suci akan dilaksanaan secara terbatas dengan sejumlah jamaah.

Menurut keputusan itu, pembatasan-pembatasan corona juga telah dikurangi dan penangguhan kehadiran individu di kementerian, departemen pemerintah dan perusahaan swasta telah dicabut. Kegiatan administrasi juga telah dimulai berdasarkan undang-undang pencegahan.

Raja Salman juga telah sepakat untuk mengubah waktu perjalanan di seluruh negeri kecuali Mekah, yang akan dijalankan dari jam 6 pagi hingga 3 sore hari Kamis hingga Sabtu minggu depan.

Untuk pertama kalinya sejak pintu masuk ke kota-kota ditutup, Arab Saudi telah mengeluarkan izin khusus untuk kendaraan khusus yang akan melakukan perjalanan antara kota-kota yang berbeda selama larangan bepergian.

Menurut keputusan baru Raja Arab Saudi, beberapa kegiatan ekonomi dan komersial telah diizinkan untuk beroperasi kembali. Tetapi izin ini tidak berlaku untuk penata rambut pria dan wanita, klub olahraga, pusat rekreasi dan bioskop.

Menurut statistik terbaru tentang jumlah pasien corona, pada Selasa pagi, 26 Mei, sekitar 75.000 orang di Arab Saudi telah terinfeksi virus corona, sementara 399 di antaranya telah meninggal. (hry)

 

3901306

Kunci-kunci: Pembukaan ، Masjid-masjid ، Arab Saudi ، Mekah
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\