IQNA

15:22 - July 31, 2020
Berita ID: 3474451
TEHERAN (IQNA) - Presiden Aljazair Abdel Majid Teboun mengumumkan penundaan pembukaan masjid terbesar ketiga di dunia pada Idul Adha karena wabah virus Corona.

Kantor Berita Anatoli melaporkan, Abdul Majid Tabun, kemarin, 30 Juli, dalam pesan ucapan selamatnya kepada orang-orang di negara ini pada kesempatan Idul Adha, mengumumkan: Saya ingin salat Idul Adha dengan jamaah di Masjid al-Haram di ibukota, tetapi Tuhan ingin agar salat Idul Adha tidak diselenggarakan tahun ini, dan tidak ada jalan lain selain tabah dan sabar.

Presiden Aljazair mengatakan dalam pesan yang diposting di halaman resmi kepresidenan Aljazair di Facebook, tanpa menyebutkan waktu pembukaan masjid terbesar di benua Afrika: "Kita berharap kondisi kesehatan berbeda dari yang ada sekarang dan kita dapat menghidupkan tradisi Nabi Ibrahim as dan kembali menjalin silaturahmi sebagai tradisi tahunan.

Perlu dicatat bahwa Masjid Agung terletak di lingkungan "Al-Muhammadiyah" Al-Jazeera, ibukota Aljazair, dengan luas 200.000 meter persegi adalah masjid terbesar ketiga di dunia.

Masjid yang memiliki tinggi menara 256 meter ini, mulai dibangun pada 2012 dan diatur untuk menjadi pusat sains dan pariwisata dengan kapasitas lebih dari 120.000 jamaah.

Masjid Agung di Aljazair memiliki tiga lantai bawah tanah dengan luas 180.000 meter persegi, yang keseluruhannya memiliki kapasitas lebih dari enam ribu mobil, dan di samping itu, masjid memiliki dua ruang konferensi dengan luas 16.100 meter persegi, yang salah satu darinya memiliki 1.500 kursi dan yang lainnya memiliki 300 kursi.

Masjid, yang dibangun oleh sebuah perusahaan Cina dan biaya $ 1,5 miliar untuk membangun, juga memiliki perpustakaan 2.000 kursi dengan luas 21.800 meter persegi.(hry)

 

3913712

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\