IQNA

Bank Dunia:
11:08 - February 28, 2021
Berita ID: 3475098
TEHERAN (IQNA) - Laporan Bank Dunia terbaru menunjukkan bahwa perempuan di sebagian besar negara Islam senantiasa tidak mendapatkan kesempatan yang sama di pasar tenaga kerja.

Salam Gateway melaporkan, dalam indeks "Perempuan, Bisnis, dan Hukum" Bank Dunia terbaru yang dirilis, 75% negara Islam secara global mendapat poin di bawah rata-rata. Ini menunjukkan jalan panjang untuk meraih kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan di seluruh negara mayoritas Muslim.

Menurut laporan tersebut, perempuan yang bekerja di 190 negara dianalisis dalam delapan indikator: dinamisme, kualitas tempat kerja, gaji, pernikahan, keibuan, kewirausahaan, kekayaan dan pensiun.

Laporan 2021 menyatakan bahwa dari September 2019 hingga Oktober 2020, rata-rata perempuan di seluruh dunia hanya memiliki tiga perempat hak hukum laki-laki.

Secara keseluruhan, 10 negara Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Islandia, Irlandia, Latvia, Luksemburg, Portugal dan Swedia mendapatkan 100 poin, yang mewakili peluang yang sama untuk laki-laki dan perempuan.

Empat puluh dua negara ini adalah anggota Organisasi Kerja Sama Islam, dan total 56 negara Islam ada dalam daftar laporan yang diterbitkan Bank Dunia.

Laporan tersebut menambahkan bahwa situasi pekerja perempuan di UEA telah meningkat paling tinggi, naik 23,5 poin tahun ini dari 59,4 menjadi 82,5.

UEA memiliki poin penuh dalam lima indikator: dinamika, kualitas kerja, gaji, kewirausahaan, dan pensiun. (hry)

 

3956256

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\