IQNA

16:10 - March 12, 2021
Berita ID: 3475136
TEHERAN (IQNA) - 300 imigran Yahudi Ethiopia lainnya pindah ke Tel Aviv kemarin sebagai yang terakhir dari kelompok 2.000 imigran Yahudi.

Anadolu melaporkan, Badan Non-Pemerintah Yahudi mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Pada hari Kamis, sekitar 300 migran baru tiba di Bandara Tel Aviv Ben Gurion dalam kelompok kesembilan dan terakhir migran Yahudi dari Ethiopia. Migrasi Yahudi terjadi ketika rezim Israel menyerukan agar orang Yahudi mengunjungi Tel Aviv pada Desember lalu.”

Badan itu menambahkan: Israel tahun lalu menyetujui migrasi 2.000 orang Yahudi dari minoritas Ethiopia ke Israel [wilayah pendudukan].

Menurut badan tersebut, 300 migran baru yang tiba di Tel Aviv kemarin akan bergabung dengan 1.700 migran Ethiopia yang telah bermigrasi ke Palestina yang diduduki.

Badan Yahudi mencatat bahwa di antara para migran tersebut terdapat 893 anak-anak, 250 orang muda berusia 18-24 tahun, 70 bayi berusia kurang dari satu tahun, dan 35 orang berusia di atas 70 tahun.

Menurut laporan itu, pemuda berusia antara 18 - 24 tahun yang bermigrasi ke Palestina yang diduduki akan segera bergabung dengan tentara rezim pendudukan.

Badan Yahudi didirikan pada tahun 1929 untuk mendorong orang-orang Yahudi di seluruh dunia untuk berimigrasi ke wilayah pendudukan dan untuk memelihara kontak antara rezim Zionis dan orang-orang Yahudi di seluruh dunia.

Menurut statistik resmi, jumlah orang Yahudi Ethiopia di Israel diperkirakan 140.000, di antaranya 20.000 lahir di wilayah pendudukan.

Laporan Badan Yahudi menunjukkan bahwa dalam dekade terakhir, dari 2010 - 2020, 255.000 orang Yahudi dari 150 negara bermigrasi ke wilayah pendudukan. (hry)

 

3959171

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\