IQNA

Wawancara IQNA dengan Ketua Yayasan Tibyan Afganistan:

Korupsi Pemerintah Memainkan Peran Penting dalam Pengaruh dan Popularitas Taliban

8:28 - September 09, 2021
Berita ID: 3475698
TEHERAN (IQNA) - Hujjatul Islam Hosseini Mazari mengatakan: “Korupsi pemerintah (politik, keuangan, administrasi dan moral) secara umum membuka jalan bagi runtuhnya pemerintah, karena di satu sisi melemahkan fondasi sosial pemerintah Afganistan dan di sisi lain menyebabkan kekuatan tidak puas dengan korupsi pemerintah yang meluas, tertarik pada Taliban.”

IQNA melaporkan, dalam beberapa pekan terakhir, tidak ada masalah yang menjadi berita utama di dunia selain kemunculan kembali Taliban di Afganistan. Penarikan tiba-tiba dan terburu-buru militer AS dari Afganistan dan jatuhnya ibukota Afganistan ke Taliban dalam waktu singkat mungkin telah menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan negara dan nasib rakyat Afganistan. Hal ini dalam konteks berita dan laporan yang diterima dari Afganistan menunjukkan bahwa kelompok Taliban, bertentangan dengan janjinya, telah kembali menjalankan keketatan dan ekstremisme dalam menerapkan syariat Islam.

Hujjatul Islam wal Muslimin Seyyed Isa Hosseini Mazari, direktur eksekutif AVA dalam wawancara dengan IQNA, dalam menanggapi tentang alasan ketidakamanan dan ledakan-ledakan terbaru di bandara Kabul yang telah menewaskan banyak warga sipil, dengan mengisyaratkan peran pemerintah AS dalam memunculkan ketidakamanan tersebut, mengatakan: “Situasi yang kami lihat di bandara Kabul dan ketidakamanan dalam beberapa pekan terakhir adalah karena konspirasi Amerika. Jika sesuatu yang disebut ISIS muncul hari ini, atau jika ketidakamanan dan tantangan lain muncul dalam kancah lain hari ini, sponsor utamanya adalah Amerika Serikat.”

Mazari menyatakan, tentu saja, jika Taliban dan lainnya yang sedang membangun pemerintahan masa depan Afganistan benar-benar memutuskan hubungan mereka dengan setan besar ini dan menentang kebijakan AS dan memutuskan keterlibatan Amerika dan agen mereka di dalam Afganistan, sudah semestinya situasi terkelola dan perdamaian dan stabilitas kembali ke negara ini. Akhirnya, kita akan memiliki Afganistan yang kuat dan bangga, dan hubungan dengan Iran dan Pakistan, sebagai tetangga penting di negara ini, pada akhirnya akan berakhir dengan menguntungkan Afganistan.

"Jika Taliban memikirkan hubungan mereka dengan Amerika Serikat, yakinlah, Afganistan tidak akan memiliki hari yang baik," tegasnya.

Faktor-faktor yang terlibat dalam kebangkitan Taliban

Direktur eksekutif AVA Afganistan menganggap kebangkitan Taliban muncul dari berbagai faktor dan mengatakan: “Faktor pertama adalah kolusi antara Taliban dan pemerintah Ashraf Ghani dan faktor kedua adalah kurangnya motivasi pasukan pemerintah dan orang-orang melawan Taliban.”

Dia melanjutkan, pasukan pemerintah pasti berpikir tentang mengapa mereka harus memberikan hidup mereka untuk pemerintah, padahal sebenarnya mereka tidak memiliki keyakinan atau keterikatan pada pemerintah dan negara Afganistan. Masalah ini telah muncul di antara pasukan keamanan Afganistan selama berbulan-bulan.

Hujjatul Islam Mazari menganggap faktor ketiga sebagai kurangnya konfrontasi dan oposisi rakyat dengan kelompok Taliban dan mengatakan: “Jika kita tidak mengatakan bahwa orang-orang menyambut kehadiran Taliban tetapi acuh tak acuh terhadap Taliban. Alasan untuk ini adalah kelelahan dan ketidakpuasan rakyat Afganistan dengan pemerintahan sebelumnya di negara ini. Jadi Taliban merebut perkotaan satu demi satu hampir tanpa perang atau kekerasan sampai mereka mencapai Kabul.”

“Taliban mengepung Kabul tetapi tidak ingin memasuki kota sampai penyerahan kekuasaan, tetapi Ashraf Ghani meninggalkan bandara Kabul menuju Uni Emirat Arab sebelum dimulainya proses pemindahan,” tambahnya.

Dia menyebut peran korupsi pemerintah dalam runtuhnya pemerintah Afganistan penting dan mengatakan: “Korupsi pemerintah (politik, keuangan, administrasi dan moral) pada umumnya membuka jalan bagi runtuhnya pemerintah, karena di satu sisi melemahkan pondasi-pondasi sosial pemerintah Afganistan dan di sisi lain Pasukan yang tidak puas dengan korupsi pemerintah yang meluas tertarik untuk bergabung dengan Taliban. Korupsi pemerintah memainkan peran penting dalam mengembangkan dan memperdalam lingkup pengaruh dan popularitas Taliban. (hry)

 

3994436

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* :