IQNA

Surat Kabar Swedia: Stockholm Berusaha Mengilegalkan Pembakaran Alquran

20:05 - July 08, 2023
Berita ID: 3478611
SWEDIA (IQNA) - Pada hari Kamis, dalam sebuah laporan yang dikutip oleh sebuah surat kabar Swedia, Reuters mengumumkan kemungkinan membuat pembakaran Alquran ilegal di negara ini.

Menurut Iqna, mengutip euronews.com, Menteri Kehakiman Swedia Gunnar Stromer mengatakan kepada surat kabar negara itu "Aftonbladet" bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan kemungkinan melarang pembakaran Alquran dan pembakaran kitab suci lainnya, karena kasus baru pembakaran Alquran menciderai keamanan Swedia.

Tindakan baru-baru ini dari seorang warga imigran Irak yang membakar salinan Alquran di depan sebuah masjid di Stockholm disertai dengan reaksi internasional yang meluas. Selain negara-negara Islam, sejumlah pemimpin dan pejabat senior pemerintah di Barat dan negara-negara non-Muslim bahkan Paus Fransiskus, pemimpin umat Katolik dunia, mengecam aksi tersebut.

Tindakan ini, yang digambarkan oleh banyak orang sebagai provokatif dan penuh kebencian, bahkan dikutuk oleh pemerintah Swedia.

Melihat akibat dari kasus terakhir pembakaran Alquran di negara mereka, pihak keamanan Swedia menganggap tindakan tersebut dapat melemahkan keamanan di negara mereka.

Awal tahun ini, polisi Swedia menolak beberapa permintaan izin untuk mengadakan demonstrasi termasuk pembakaran Alquran karena masalah keamanan.

Namun, setelah membatalkan keputusan polisi, pengadilan negara ini mengumumkan bahwa menentang penyelenggaraan acara semacam itu merupakan pelanggaran undang-undang negara saat ini tentang kebebasan berekspresi.

Sementara itu, polisi Swedia mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka telah menerima permintaan baru untuk membakar kitab suci agama, termasuk Alquran, Taurat, dan Alkitab.

Menteri Kehakiman Swedia mengatakan pada hari Kamis bahwa pemerintah sedang menganalisis situasi dan mempertimbangkan kemungkinan untuk mengubah undang-undang tersebut.

“Kita harus melihat apakah arahan saat ini baik atau ada alasan untuk merevisinya,” kata Menteri Kehakiman Swedia Gunnar Stromer dalam wawancara dengan surat kabar Aftonbladet.

Dia menambahkan bahwa Swedia telah menjadi "target prioritas" untuk serangan (karena tindakan sebelumnya di bidang pembakaran Alquran). Dalam hal ini, Menteri Kehakiman Swedia mengingatkan: "Kami menyaksikan bahwa pembakaran Alquran minggu lalu mengancam keamanan internal kami."

Kasus pembakaran Alquran sebelumnya telah menimbulkan konsekuensi politik bagi negara ini dan telah mengganggu proses keanggotaan Swedia di NATO.

Saat ini, Turki telah memblokir keanggotaan Swedia di Pakta Pertahanan Atlantik Utara dengan penentangannya yang terus-menerus, yang sebagian terkait dengan pembakaran Alquran baru-baru ini. (HRY)

 

4153203

captcha