
Menurut Iqna, mengutip laman Al-Kafil, Selasa malam, 1 Agustus, dan selama 10 tahun berturut-turut, kelompok berkabung lentera langit menggelar acara berkabung dalam rangka penguburan jenazah secara simbolis Imam Husein (as) dan sahabat-sahabat setianya pada hari ketiga tragedi Karbala.
Ehab Al-Awaedi, pendukung maukib ini, berkata: “Maukib lentera di langit memasuki tempat suci Al-Abbas (as) setiap tahun pada hari ketiga belas bulan Muharram di Irak.
Para pengkabung berbela sungkawa dengan Imam Zaman (afj) dalam tragedi yang menyakitkan ini dengan mengadakan pawai belasungkawa pada kesempatan penguburan jenazah suci Imam Husein (as) dan para sahabatnya.
“Maukib tersebut dihadiri oleh sekelompok orang beriman yang membawa Alquran bersama sejumlah anak-anak yang mengibarkan 94 bendera atas nama karavan Imam Husein (as) dari Ahlulbait (as) dan para sahabat mulianya dalam peristiwa Karbala,” imbuhnya.
Ehab Al-Awaedi menyatakan, dari total 94 bendera, 4 bendera ditugaskan dengan nama duta Imam Husein (as), 18 spanduk lainnya untuk Bani Hasyim (as) dan 72 spanduk dengan nama para sahabat Imam Husein as. (HRY)
