
Menurut Iqna mengutip Bernama, Alquran tersebut dikirim ke Washington, Amerika Serikat, Pantai Gading, dan Ghana sebagai bagian dari program yang menunjukkan komitmen pemerintah Malaysia untuk menyebarkan nilai-nilai Islam dan ilmu Alquran di berbagai belahan dunia.
Dr. Zulkifli Hasan, Menteri Agama Malaysia, mengatakan: “Proyek ini dilaksanakan melalui upaya Kompleks Nasyrul Quran dan bekerja sama dengan Yayasan Restu Malaysia dan para donatur”.
Berbicara pada acara peluncuran dua pengiriman kontainer terjemahan Alquran ke Washington, Pantai Gading, dan Ghana kemarin, Jumat, ia mengatakan: “Tindakan ini diambil sejalan dengan proyek "Solidaritas untuk Wakaf Satu Juta Alquran", yang terinspirasi oleh arahan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, dengan tujuan menyebarkan pesan Alquran dengan terjemahan multibahasa di seluruh dunia”.
Menteri Agama Malaysia menyatakan bahwa pengiriman salinan-salinan Alquran bukan hanya tugas logistik, tetapi juga tanggung jawab dakwah dan kemanusiaan, yang menunjukkan peran Malaysia sebagai mitra strategis dalam memublikasikan pemahaman yang benar tentang Islam sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia di seluruh dunia.
Di penghujung, Dr. Zulkifli Hasan mengatakan bahwa Malaysia sejauh ini telah mengirimkan terjemahan Alquran dalam berbagai bahasa ke lebih dari 40 negara di seluruh dunia. (HRY)