IQNA

Manuskrip Alquran yang Indah Dipamerkan di Museum Warisan Islam Thailand

11:04 - May 11, 2026
Berita ID: 3483606
IQNA - Sebuah manuskrip Alquran yang diperkirakan berusia lebih dari 1.000 tahun dipamerkan di Museum Warisan Islam Thailand.

Menurut IQNA, mengutip NST, sebuah manuskrip Alquran yang diyakini berusia lebih dari 1.000 tahun dipamerkan di Museum Warisan Budaya Islam dan Pusat Pendidikan Alquran di Narathiwat, Thailand.

Manuskrip tersebut, yang beratnya sekitar 50 kilogram, ditulis pada masa Abbasiyah menggunakan 346 lembar yang terbuat dari kulit hewan dan tinta alami, menjadikannya salah satu karya Islam paling langka dan berharga yang dilestarikan di wilayah tersebut.

Artefak tertua di museum ini dibuat dengan keterampilan luar biasa, menggunakan ratusan kulit hewan yang diolah untuk menciptakan lembaran yang tahan lama untuk menulis Al-Quran, kata kurator museum Nik Ilham Nik Yusup. “Semua bahan mentah secara khusus bersumber dari Hadhramaut di Yaman,” katanya.

Selain penggunaan bahan-bahan alami, manuskrip ini juga menunjukkan daya cipta masyarakat Muslim awal dalam memanfaatkan unsur-unsur di sekitar mereka, dan ditulis seluruhnya dengan tangan dalam aksara Kufi.

Karena manuskrip tersebut seluruhnya terbuat dari unsur-unsur alami, pelestariannya membutuhkan metode konservasi yang teliti, bebas dari bahan kimia dan pelarut modern. Pekerjaan pembersihan dan restorasi dilakukan setiap enam bulan.

Ia mengatakan bahwa manuskrip tersebut memulai perjalanannya dari Yaman ke Kepulauan Melayu pada masa Syekh Jamadil Kubra, seorang pendakwah Muslim.

Manuskrip tersebut telah disimpan di Indonesia selama lebih dari 500 tahun hingga dibawa ke Narathiwat sekitar lima tahun lalu selama pandemi COVID-19, katanya.

“Untuk memastikan pelestarian warisan berharga peradaban Islam ini, prosedur keamanan yang ketat diberlakukan dan pengunjung tidak diperbolehkan menyentuh karya yang sangat indah ini,” katanya.

 

4351172

captcha