IQNA

12:35 - August 11, 2026
Berita ID: 3484015

Kemenag Gelar Geber Mas, 50.000 Masjid di Indonesia Dibersihkan

IQNA - Kementerian Agama (Kemenag) melaporkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) 2026 secara nasional telah diikuti oleh lebih dari 50 masjid dan mushala di Indonesia.

Kemenag Gelar Geber Mas

Gerakan ini dipusatkan dari Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, dan bertujuan membangun kesadaran ekologis melalui rumah ibadah.

Menteri Agama Nasaruddin Umar, dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (11/8/2026), menekankan pentingnya kebersihan rumah ibadah sebagai titik pertemuan antara hamba dengan Tuhan.

"Rumah ibadah adalah meeting point antara hamba dengan Tuhan. Bagaimana orang bisa berkonsentrasi dalam ibadah kalau tempatnya kotor, pengap, atau tidak nyaman?" ujar Nasaruddin Umar.

Perspektif Kebersihan Rumah Ibadah

Nasaruddin Umar menempatkan kebersihan rumah ibadah dalam perspektif yang lebih luas, menyebut masjid bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang sakral.

Merawat kebersihan masjid dianggap sebagai upaya menjaga kehormatan rumah ibadah sekaligus memperkuat kualitas spiritual masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa konsep kebersihan dalam ajaran agama mencakup aspek fisik dan batin, namun kebersihan fisik menjadi prasyarat penting untuk suasana ibadah yang khusyuk.

Ajakan dan Fokus Gerakan

Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengajak masyarakat menjadikan kegiatan membersihkan masjid sebagai gerakan bersama yang melibatkan seluruh anggota keluarga.

Ia mendorong budaya gotong royong membersihkan rumah ibadah agar masjid tidak hanya ramai saat shalat, tetapi juga dirawat bersama oleh jemaah.

"Datanglah ke masjid bersama keluarga. Bersihkan karpetnya, toiletnya, lingkungannya, perbaiki yang rusak. Jangan hanya masjidnya yang dibersihkan, tetapi juga selokan dan area di sekitarnya," kata Nasaruddin Umar.

Menag juga mengaitkan Geber Mas dengan agenda besar Kementerian Agama dalam membangun rumah ibadah yang berdampak bagi masyarakat, menegaskan masjid harus berkembang menjadi pusat pemberdayaan umat.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad menambahkan bahwa Geber Mas merupakan bagian dari rangkaian peringatan Muharram dan implementasi dua program prioritas Menteri Agama, yaitu penguatan ekoteologi dan pemberdayaan rumah ibadah.

"Gerakan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung Indonesia yang bersih, sehat, resik, dan indah. Karena itu, hari ini diikuti lebih dari 50 ribu masjid dan mushala di seluruh Indonesia," ujarnya.

Abu Rokhmad menegaskan Geber Mas tidak boleh berhenti pada peluncuran semata, melainkan harus menjadi budaya baru yang dijalankan oleh pengurus masjid, masyarakat, dan penyuluh agama.

Ia menyebut area seperti toilet, kamar mandi, tempat wudu, saluran air, hingga lingkungan sekitar rumah ibadah menjadi fokus utama gerakan yang kerap luput dari perhatian.

Sumber: cahaya.kompas.com

Kunci-kunci: Kemenag ، Gelar ، masjid ، indonesia
captcha