Menurut Iqna mengutip Al-Nilin, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Kompleks Percetakan Alquran Raja Fahd untuk memanfaatkan teknologi modern untuk melayani Kitab Allah dan mempermudah akses terhadap makna Alquran bagi umat Muslim dan non-Muslim di seluruh dunia.
Terjemahan yang tersedia mencakup beberapa bahasa Asia, Eropa, dan Afrika. Terjemahan ini telah dilakukan dan direvisi sesuai dengan metodologi ilmiah yang ketat dan di bawah pengawasan sekelompok ahli terpilih, yang memastikan keakuratan dan kebenaran makna Alquran.
Hal ini memungkinkan penutur bahasa non-Arab untuk mengakses makna kalam wahyu Ilahi melalui platform digital modern yang mempermudah akses ke Alquran.
Kompleks Percetakan Alquran Raja Fahd mengumumkan bahwa semua terjemahan tersedia untuk diunduh dan digunakan secara gratis melalui situs web kompleks, membantu memperluas akses ke Alquran dan meningkatkan manfaat digitalnya secara global.
Inisiatif ini sejalan dengan upaya Kompleks Percetakan Alquran Raja Fahd dalam melayani Alquran dan upaya Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Saudi untuk memperkuat kegiatan digital Alquran dan menerbitkan terjemahan Alquran dengan standar ilmiah tertinggi dengan tujuan untuk menyajikannya kepada bangsa-bangsa di dunia.
Kompleks Percetakan Alquran Raja Fahd, yang terletak di Madinah, diresmikan pada tanggal 30 Oktober 1984 di Madinah, dan setelah hampir empat dekade beroperasi, kompleks ini telah menjadi pusat percetakan Alquran terbesar di dunia.
Kompleks ini merupakan salah satu pusat budaya dan keagamaan kontemporer terpenting di Arab Saudi, yang telah memainkan peran penting dalam mencetak dan mendistribusikan salinan otentik Alquran dalam berbagai riwayat di seluruh dunia, terutama di negara-negara Islam. (HRY)