IQNA

15:44 - August 15, 2026
Berita ID: 3484031
Anggota Kantor Politik Hamas:

Teror di Gaza Adalah Pesan Keras Netanyahu bagi Para Penjamin Kesepakatan

IQNA - Basem Naim, anggota biro politik gerakan perlawanan Islam Hamas, menegaskan bahwa pembunuhan yang dilakukan oleh tentara Israel di Gaza hari ini—terutama penargetan terhadap kepala polisi Kota Gaza—merupakan pesan keras yang membara bagi para penjamin kesepakatan tersebut.

Anggota Kantor Politik Hamas

Menurut Iqna mengutip Pusat Informasi Palestina, ia menambahkan bahwa langkah-langkah tersebut pada praktiknya menegaskan sikap Benjamin Netanyahu yang menentang peta jalan (roadmap)—yang ketentuan-ketentuannya telah dinegosiasikan oleh perwakilan "Dewan Perdamaian" dengan kelompok-kelompok Palestina dan diterima oleh kelompok-kelompok tersebut meskipun menghadapi kesulitan.

Naim menegaskan bahwa membiarkan situasi ini berlanjut berarti tunduk pada agenda pemilu Netanyahu.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) juga mengeluarkan pernyataan yang mengecam pembunuhan Kolonel Jamal Abu Kamil -kepala kepolisian sipil di Gaza- oleh tentara Israel yang kriminal. Gerakan tersebut menyebut tindakan itu sebagai kejahatan brutal dan penuh tipu daya yang menyingkap watak asli pihak penjajah yang kriminal.

Pernyataan tersebut berbunyi: "Operasi pembunuhan yang dilakukan oleh tentara kriminal Israel terhadap kepala polisi sipil Provinsi Gaza, Kolonel Jamal Abu Kamil, menunjukkan sikap bersikeras pihak penjajah untuk melakukan kejahatan biadab terhadap rakyat Palestina serta kelanjutan dari upaya fasis dan sia-sia mereka untuk menciptakan kekacauan dan ketiadaan hukum di Jalur Gaza."

“Kejahatan yang biadab dan penuh tipu daya ini menyingkap watak sebenarnya dari pihak pendudukan yang kriminal serta kebijakan-kebijakannya yang bertujuan untuk melanjutkan perang genosida, memperparah bencana kemanusiaan di Jalur Gaza, dan menyeret wilayah tersebut ke dalam kekacauan—tindakan yang dikategorikan sebagai kejahatan perang sepenuhnya,” tegas Hamas.

Di akhir pernyataannya, gerakan Hamas mendesak para mediator untuk mengambil tindakan segera guna menghentikan pelanggaran berulang yang dilakukan Israel, menuntut pertanggungjawaban pihak tersebut, serta memaksa rezim itu untuk segera mematuhi ketentuan perjanjian gencatan senjata Sharm el-Sheikh di Jalur Gaza. (HRY)

 

4369655

Kunci-kunci: Anggota Hamas ، teror ، gaza ، Netanyahu ، Kesepakatan
captcha