IQNA

Pemerintah dan Anggota Parlemen Belanda Harus Secepatnya Meminta maaf

6:43 - February 24, 2007
Berita ID: 1528112
Ketua Panitia Peringatan Tahun Nabi Muhammad Saw: Pemerintah dan Anggota Parlemen Belanda harus secepatnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh kaum muslimin
Sayyid Abul Qasim Raufiyan, ketua panitia peringatan Milad Rasulullah saw dalam wawancara eksklusif dengan kru berita Iqna menyatakan kutukan yang sekeras-kerasnya atas penghinaan yang dilakukan anggota parlemen Belanda kepada kesucian Al Quran dan Nabi besar Muhammad Saw menegaskan, bahwa sikap yang kurang tegas dari mentri Luar Negri kami tidaklah benar. Sudah seharusnya kementrian luar negri Iran menunjukkan sikap tegasnya atas keberanian yang mereka lakukan.

Raufiyan menambahkan, bahwa statemen yang mereka lakukan adalah diakibatkan dari kejahilan mereka dan biasanya mereka ingin menunjukkan muka di hadapan dunia dan selalunya mereka adalah orang-orang yang tidak mendapatkan tempat di kalangan para tokoh dunia kecuali zionisme Israel.

Anggota Asosiasi Budayawan dan Intelektual Muslim selanjutnya menegaskan, bahwa sebagian dari orang-orang barat hanyalah mengaku dengan lidahnya sebagai penganut agama Masehi. Mereka Dengan menyampaikan “serangan” seperti itu sebenarnya telah melukai perasaan dan akidah kaum muslimin dunia.

Sebenarnya kebencian pada agama Islam sejak zaman dahulu kala. Pada zaman dahulu mereka berusaha untuk membersihkan Islam atau menghambat penyebaran ajaran Islam dengan aksi militer dan fisik. Namun saat ini melalui dunia pemikiran dan perang CD. Namun pemikiran Islam tetap jaya dan janji Tuhan akan terealisasi, bahwa mereka yang mencoreng dan menginjak-injak kesucian Nabi besar Muhamamad Saw akan mendapatkan balasannya.

captcha