IQNA

Usulan Ayatullah Mohammadi Rey Syahriy untuk Menambahkan Bagian Hadits Pada IQNA

2:07 - July 30, 2007
Berita ID: 1567006
Pada pertemuan Dewan IQNA dengan Ayatullah Mohammadi Rey Syahriy beliau mengusulkan penambahan berita berkenaan dengan penelitian dan belajar mengajar hadits pada berita-berita IQNA
Hari ini Direktur Utama dan Seluruh Direktur IQNA melakukan kunjungan ke Kompleks Pekuburan Suci Abdul ‘Adhim Hasani yangterletak di kota Rey dan ditemui langsung oleh ketuanya yaitu Ayatullah Mohammadi Rey Syahrey yang juga merupakan ketua Pusat Kajian Hadits atau yang lebih dikenal dengan Darul Hadits.

Pada pertemuan itu Direktur Utama Iqna, Murtadha Ridhai Zadeh melaporkan aktifitas IQNA selama empat tahun dengan mengatakan, bahwa pada awalnya kami setiap harinya menghasilkan 7 berita dengan bahasa Persia namun saat ini meningkat menjadi 450 berita dalam 14 bahasa dunia dan sesuai dengan rencana lima tahun pertama kami masih terus akan mengembangkannya baik dalam jumlah bahasa ataupun cabang-cabang IQNA di luar atau dalam negri.

Beliau juga melaporkan, bahwa dua minggu yang lalu baru saja diresmikan penambahan bahasa Rusi dan Cina secara langsung oleh YM Imam Ali Khamenei. Kita pun berusaha untuk memberitakan berita yang berhubungan dengan Al Quran baik yang berupa even ataupun pemikiran secara mendalam dalam berbagai bidang yang terjadi di Iran ataupun di seluruh dunia Islam lainnya.

Setelah itu Ayatullah Rey Syahriy menyampaikan sambutannya dengan mengatakan, bahwa apa yang telah dilakukan itu adalah sebuah bentuk kontribusi besar dalam rangka mentransfer pemahaman Al Quran pada masyarakat dan mengisi kekosongan yang selama ini terjadi.

Sampai saat ini kekosongan yang berhubungan dengan lafadz Al Quran masih ada, namun yang lebih penting dari itu adalah yang telah kalian lakukan adalah mengisi kekosongan yang berhubungan dengan makna dan ajaran Al Quran, tegasnya.

Beliaupun juga menukil beberapa hadits Nabi tentang keutamaan Al Quran dan segala bentuk aktifitas dalam rangka menyebarkan pemahaman Al Quran, tujuan dan filsafat diturunkan Al Quran sebagai pedoman dan petunjuk kehidupan manusia.

Al Quran adalah kitab suci yang menerangkan berbagai lini kehidupan baik politik, social, budaya, seni dan lainnya, karenanya kalian harus memperhatikan semua bidang tersebut, tambahnya.

Menurutnya jika berita tentang Al Quran itu menjadi sempurna dan betul-betul mendeskrepsikan Al Quran, maka ditambahkan pula konsentrasi pada hadits Nabi, sebab sesuai dengan hadits Tsaqalain antara keduanya tidak bisa dipisahkan,. Sebagaimana pemahaman Al Quran juga tidak akan sempurna tanpa batuan hadits.

Pada kesempatan itu Ayatullah juga mengharapkan IQNA menjalin hubugan yang erat dengan para pakar dan peneliti Al Quran baik di dalam ataupun di luar Iran.

148774
captcha