Iqna merilis dari Kantor Berita Resmi Yaman, Shaba, bahwa Hammad Al Hattar, mentri urusan Islam dan Wakaf yaman dalam pertemuannya dengan Hory Bukiyma, Duta Besar Belanda untuk Yaman menyampaikan hal itu demi menghindari situasi dunia dari berbagai ketegangan akibat penghinaan pada simbol-simbol kesucian Islam.
Sementara Woylderz, salah seorang penentu kebijakan politik Belanda yang memproduksi film berisi fitnah yang anti Quran tersebut atas desakan berbagai protes dari berbagai lembaga Islam internasional dan para petinggi Belanda akhirnya membatalkan niatnya untuk menayangkan film tersebut ke khalayak ramai.
Sedangkan pemerintah Belanda sendiri yang telah berusaha untuk menggagalkan penayangan film yang berdurasi 15 menit tersebut, namun tetap saja dilakukan penjagaan ketat keamanan sebagai tindakan prefentif atas serangan yang dikhawatirkan oleh kaum muslimin Belanda.
233205