IQNA

Membumikan Akhlak Islami dalam Dunia Medis adalah sebuah Keniscayaan

10:41 - April 17, 2008
Berita ID: 1643896
Haitsam Al Khayyath: Para dokter muslim hendaknya memiliki hubungan yang erat dan berkesinambungan denganpara ulama dan intelektual muslim
Iqna: Haitsam Al Khayyath, seorang doktert ternama dan wakil WHO dalam makalahnya yang disampaikan dalam Kongres Ke Dua Akhlak dan kedokteran di Tehran mengatakan hal itu dan menambahkan, bahwa setiap dokter yang memiliki keahlian dalam bidang kedokteran memiliki komitmen untuk melaksanakan tugasnya secara profesional dan sempurna.

Menurutnya dalam makalahnya yang berjudul "Membumikan akhlak Islam di Dunia Media Antara Tantangan dan Keniscayaan" Lembaga kesehatan dunia yang telah didirikan sejak 60 tahun yang lalu hanya memberikan konsentrasi pada kesehatan fisik dan pemikiran semata dan mengabaikan ruang kosong yang sangat penting yaitu keselamatan dan kesehatan (jiwa).

Pada konfrensi iternasional kesehatan dan keselamatan di tahun 1983 baru dibicarakan secara serius keselamatan (jiwa) yang draft ditulis dengan pandangan dunia religius dan akhirnya ditetapkan, bahwa keselamatan jiwa adalah merupakan faktor utama dalam dunia medis, tegasnya.

Di dalam khazanah Islam kita akan menemukan banyak penekanan akan akhlak dan etika dalam dunia medis dalam rangka menjaga keselamatan (jiwa) masyarakat tanpa membeda-bedakan jenis kelamin dan bagsa dan warna kulit, tambahnya.

Lebih lanjut beliau mengharapkan agar para dokter memperhatikan berbagai akhlak yang sangat ditekankan dalam Islam tersebut yaitu melayani pasien dengan penuh kasih sayang dan kelemahlembutan. begitu juga hendaknya menjaga kerahasiaan penyakit sang pasien, tambahnya.

Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah tidak melakukan berbagai pelanggaran agama, seperti pengguguran kandungan. karenanya para dokter harus selalu berhubungan secara erat dan berkesinambungan dengan para ulama dan intelektual muslim sehingga dapat mengkonsultasikan segala hal yang berhubungan dengan ajaran agama.

240943

captcha