Iqna: Ustadz Samiyr Sulaiman, Dosen Universitas Lebanon dalam sambutannya di Konfrensi Persatuan Islam di Tehran kemarin menyampaikan hal itu dan menambahkan, bahwa para tokoh masyarakat Islam haruslah berusaha untuk memberikan konsentrasinya pada lembaga keagamaan dan hubungannya dengan gerakan politik haruslah sebatas minimal dan dalam koridor yang telah ditetapkan.
Menurutnya, pada masa lalu yang membuktikan, bahwa faktor yang merusak persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat itu adalah masalah-masalah internal dan tidak pernah ada masalah dari pihak luar, namun saat ini yang terjadi adalah sebaliknya dimana semua pertemuan dan konfrensi negara-negara Arab dan Islam tidak menghasilkan sesuatu yang diharapkan akibat faktor-faktor internal dan eksternal.
Zaman dahulu probelem yang ada adalah seputar masalah-maslaah kecil yang dapat diselesaikan dengan damai, namun hari ini perbedaan pandangan menyeret ke masalah-masalah strategis dan signifikan yang merusak tatanan dan jalinan persaudaraan dan kesatuan, sehingga melahirkan terpisahnya lembaga keagamaan dengan lembaga politi, tegasnya.
Si sisi lain adanya pihak-pihak yang memancing di air keruh guna-guna kepentingan-kepentingan partai dan pribadi menambah runyamnya masalah, tambahnya.
karena itu di akhir sambutannya ia berharap hendaknya semua konsentrasi pada ancaman yang sangat besar dari luar kita dengan berbagai tindakan keji dan pelecehan pada simbol-simbol agama, seperti karikatur Nabi dan sejenisnya, sehingga kita bisa lebih bisa merapatkan barisan di antara kita.
248016