IQNA

12:59 - March 31, 2009
Berita ID: 1759228
Telah dimulai konferensi “Wakaf dan Problematikanya” atas prakarsa Menteri Wakaf dan Urusan Agama Moroko kemarin di Rabat, ibukota Moroko.
Iqna melaporkan dari situs “Nasij” menyebutkan bahwa konferensi ini akan diadakan selama tiga hari atas persetujuan dari Malik Muhammad VI, raja Moroko. Yang akan dihadiri oleh wakil dari negara Mesir, Emirat Arab, Mauritania, Arab Saudi dan Kuwait.

Pada konferensi ini dibahas dan saling bertukar pikiran antar para cendikiawan, pengamat dan pejabat pusat perwakafan dari negara-negara Arab dan Islam tentang permasalahan yang berkaitan dengan perwakafan.

Konferensi ini untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar negara Kuwait; yang telah tiga kali menjadi tuan rumah. Hal ini dikarenakan Moroko telah berpengalaman selama kurang lebih satu abad di bidang perwakafan, yang pada konferensi kali ini berkesempatan menjadi tuan rumah.

Maroko selaku tuan rumah pada konferensi ini, perlu diingatkan bahwa persoalan yang berkenaan dengan pendekatan antar mazhab adalah perlu untuk lebih dipentingkan dari sekadar persoalan yang berkenaan dengan perwakafan, dalam kejadian akhir menunjukkan bahwa tindakan yang melecehkan nilai-nilai agama, telah terjadi di Maroko; dengan pemberlakuan keamanan terhadap orang-orang syiah. Para aktivis HAM memberitakan tentang penahanan terhadap sejumlah pengikut syiah di kota-kota sebelah utara Maroko, hanya dikarenakan mereka itu adalah orang-orang syiah.

Kelompok HAM Maroko mengecam tindakan pemerintah terhadap para pengikut mazhab syiah ini dan tindakan ini bertentangan den demokrasi dan hak-hak kewarganegaraan.

381331
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\