Menurut kantor berita Quran (IQNA) cabang di Lebanon, Hizbullah mengumumkan dalam pernyataan ini menuntut Liga Arab dan Organisasi Konferensi Islam untuk mengambil langkah-langkah praktis dan cepat serta berani atas rencana merekonstruksi kembali tempat ibadah yang telah rusak di samping Mesjid Al Aqsha.
Hal itu dalam rangka memberikan jawaban yang cocok untuk rezim zionisme Israel, bahwa umat Islam memiliki pilihan lain selain negosiasi yaitu pilihan yang tidak lebih buruk dari pada yang telah ditempuh oleh rakyat Palestina yang berani itu.
Hizbullah berharap pembangunan rumah ibadah yang telah hancur itu yangmana Rezim ZIonisme Israel menginginkan untuk mengakhiri masalah Palestina dengan hal itu, menjadi momentum yang paling tepat untuk meruntuhkan rezim ini dan pada saat yang sama merupakan awal kebangkitan umat Islam untuk meraiih kemenangan dan tanah yang telah terampas itu.
Hizbullah dalam tanggapannya itu juga menegaskan, bahwa ia mengutuk dengan keras pertempuran antara pasukan Israel dan Mujahid Palestina di Tepi Barat. begitu juga ia mengutuk diamnya negara-negara Arab atas kejahatan internasional ini.
Dalam pernyataan itu Hizbullah menyatakan solidaritas yang sempurna pada perjuangan rakyat Palestina terhadap agresor Israel dan menegaskan, bahwa pilihan yang dipilih oleh generasi muda Palestina untuk terus melawan dan mempertahankan haknya adalah satu-satunya opsi yang harus dipilih dan dilakukan.
Pada akhir pernyataan tersebut Hizbullah mengajak gerakan negara-negara Arab dan Islam untuk melaksanakan kewajiban keagamaan dan kewajiban moral untuk melakukan tindakan nyata membantu rakyat Palestina agar terhindar dari kemurkaan Allah di dunia dan akhirat.
554220