IQNA

Hari Jadi Republik Islam sebagai Simbol Kebebasan dan Kemandirian

3:27 - April 04, 2011
Berita ID: 2100015
Dalam memperingati hari jadi Republik Islam Iran pada tanggal 12 Farwardin (1 April) Jumat kemarin, Tentara Iran dalam sebuah pernyataan mengatakan, “Hari jadi Republik Islam Iran sebagai simbol kebebasan dan kemandirian bangsa Iran Islami dan hari raya besar nasional dan revolusioner.”
IQNA mengutip laporan dari Humas Tentara Republik Islam Iran dalam pernyataannya tersebut mengatakan, bangsa besar Iran pada tanggal 12 Farwardin tahun 58 S M dengan pendapat mayoritas menerima pembentukan Republik Islam, hingga mereka siap menyambut seruan imam.

Hari Republik Islam di sisi rakyat adalah pondasi kebebasan bangsa yang melenyapkan dominasi kezaliman dan kaum penindas. Karena itu, lahirnya Revolusi Islam Iran yang mengorbankan darah para syahid dan mujahid di jalan kemuliaan.dan Republik Islam Iran menunjukkan jati dirinya melalui referendum yang didukung rakyat, mengumumkan kepada dunia akan sebuah sistem yang lebih jelas dari sebelumnya, tambahnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hari jadi Republik Islam Iran adalah symbol kebebasan dan kemandirian bangsa Islam serta salah satu hari raya besar nasional dan revolusioner. Bangsa Iran hari ini memulainya sebagai hari tahun baru yang disertai dengan iman yang kokoh dan dengan bangga dan kerja keras keluar dari segala hal yang sulit.

Disebutkan dalam pernyataan itu bahwa Iran bagian dari dunia, yang saat itu memiliki hambatan baru dalam perjalanan untuk mencapai puncak perkembangan dan kemajuan, melalui aspirasi Islam dan revolusioner,

Tentara Republik Islam Iran mengucapkan selamat dan dimulainya tahun jihad ekonomi dan bangsa kepada seluruh lapisan masyarakat, bangsa yang memiliki kebebasan dan bersemangat dan bangga pada pembentukan Republik Islam Iran. Hari jadi Republik Islam Iran sebagai hari raya besar nasional dan memiliki keagungan berdasarkan nilai-nilai Islam, serta di bawah panji kepemimpinan yang pintar dan bijaksana.

767460
captcha