Imam shalat Jumat periodik Teheran, Hujjatul lslam Sayid Ahmad Khatami dan anggota eksekutif Dewan Pakar pada Jumat kemarin, 29 Mei pada khobah pertama shalat Jumat mengatakan bahwa bagian dari akidah kami adalah kitab atau dokumen amal akan dibagikan di akhirat kelak, namun bukanlah jenis dokumen pribadi di dunia ini, dokumen amal di sepanjang kehidupan manusia dan tidak pernah luput dari catatan di dalam dokumen tersebut.
Ia menyatakan, dua jenis dokumen amal di hari kiamat. Satu dokumen yang akan menjadi pengharapan dan kebanggaan bagi para penghuni Mahsyar. Mereka akan menyakskan di dalam dokumen tersebut amal atau prilaku shaleh yang mereka kerjakan.
Hujjatul Islam Khatami mengisyaratkan tentang topik doa dalam pembahasan tentang hal-hal yang menjadi penghalang bagi terkabulnya doa, dengan mengatakan, “Imam Ali as dalam hal ini menyebutkan 8 hal yang menjadi penghalang terkabulnya doa, diantaranya: Pertama, tidak bersikap jujur kepada Allah. Kedua, tidak mengikuti jalur keimanan Nabi saw, hinga berpaling dari ajaran beliau saw.
Imam Jumat periodik Teheran itu juga menyatakan, seberapa besar prilaku Nabi saw hadir di dalam kehidupan kita sehari-hari Nabi saw yang merupakan salah satu dari penghalang terkabulnya doa, yang mana kita tidak memperhatikan sunnah dan perjalanan hidup Nabi saw dalam kehidupan keseharian kita.
Beliau juga menunjukkan salah satu sunnah Nabi saw dalam kehidupan keluarga, yakni Nabi saw memberi perhatian sisi spiritual dari rumah tangga beliau dan menegaskan bahwa di dalam surah at-Tahrim ayat 6 disebutkan: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” Dalam riwayat Nabi saw, juga disebutkan bahwa semua bertanggung jawab dalam hal ini, ayah dan pria memiliki tanggung jawab di dalam lingkungan rumah tangga bertanggung jawab tentang agama, keluarga dan anak-anak. “Untuk menciptakan suasana rohani di rumah tangga, orang tua harus sabar dan tenang, yakni kesabaran dalam menciptakan suasana spiritual dalam rumah tangga,”tandasnya.
Ia menerangkan, tidak ada sesuatu yang lebih diutamakan dari shalat dan di dalam riwayat disebutkan bahwa sebuah rumah yang dibacakan ayat-ayat al-Quran, maka segala musibah akan dihindarkan
Di bagian akhir dari khotbahnya, beliau menegaskan bahwa hijab di dalam Islam adalah aturan agama yang harus ditaati oleh perempuan muslim. dan lebih dari 10 ayat di dalam al-Quran berbicara mengenai hijab, yang memiliki efek spritualitas bagi merek, serta sebagai simbol agama dan pengagungan syiat-syiar Ilahi.
783021