Muhammad Abbas Mairat wakil dari Afrika Selatan di bidang menghafal Al Qur’an Al Karim pada musabaqoh internasional Al Qur’an Al Karim ke 28 Iran pada wawancaranya dengan IQNA di tempat pelaksanaan musabaqoh –ruang pertemuan para pemimpin negara-negara Islam dengan pernyataan ini mengatakan: kebangkitan Islam di daerah menunjukkan adanya manefestasi ayat-ayat Ilahi di hati dan jiwa umat Muslim, kebangkitan untuk kebebasan menjelaskan poin ini dimana umat Muslim membuka jalannya dengan bersandar pada Kalam Ilahi.
Dalam wawancaranya itu dia juga mengatakan: untuk yang kedua kalinya saya menghadiri musabaqoh tingkat internasional ini, tetapi ini kali pertamanya saya dapat mengikuti musabaqoh di Republik Islam Iran, musabaqoh di Iran sangatlah tinggi dibandingkan dengan negara-negara lainnya, dan saya senang berkat naungan Al Qur’an memiliki kesempatan dapat hadir di negara Islam ini.
Hafiz Afrika ini melanjutkan: setiap tahun kami di Afrika Selatan akan mengadakan musabaqoh nasioanal menghafal dan membaca Al Qur’an, dan tingkatan musabaqoh ini hari demi hari akan ditambah, tetapi untuk tingkat internasional kami belum memiliki kesempatan untuk mengadakannya sampai sekarang, dan percobaan Iran dalam bidang ini dapat membantu kami untuk mengadakan musabaqoh tingkat internasional.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa peranan Al Qur’an dalam menyelesaikan peroblematika dunia dan persatuan umat Islam sangatlah penting, dan dia juga menegaskan: Kalam Ilahi adalah solusi untuk semua problematika dunia, Al Qur’an Al Karim adalah Kitab Allah yang semua umat Muslim dengan mazhab yang berbeda tetapi memiliki kesamaan dengan bersandar pada satu keyakinan terhadap sumber yang sama ini akan dapat memperkuat persatuannya.
Hafiz Al Qur’an ini Al karim ini menambahkan: umat Muslim dari berbagai negara hadir dalam musabaqoh internasional Al Qur’an, dan kunjungan besar Islam ini dapat dijadikan sebagai permulaan untuk mengadakan dialog antara pengikut mazhab-mazhab Islam, disini para hafiz dan qori’ Al Qur’an Al Karim dengan penuh kebebasan dapat berdialog dangan lainnya dan dapat saling mengadakan perbandingan dalam masalah perbedaan akidah.
Ketika dia menjawab pertenyaan tentang sisi positif dan negatif tentang kehadiran para peserta dari berbagai negara dibadan arbitrase, dia menekankan: kehadiran para qori’ dan hafiz unggulan negara-negara Islam pada musabaqoh ini akan membantu untuk berkompetisi dengan bayangan yang mudah, kenyataannya perasaan ini bahwa mereka yang mahir Al Qur’an Al Karim adalah saat mereka menunjukkan kemahirannya dengan cara bacaan seorang qori’ atau seorang hafiz, para kompetisi sedikit memiliki kecemasan, tetapi pada saat yang sama para kompetisi dari segi ini merasa tenang, meskipun sebenarnya tidak seorangpun baik sengaja atau tidak, tidak akan melakukan kecurangan.
Musabaqoh Al Qur’an Al Karim ke 28 Republik Islam Iran pada hari Selasa 3 Juli setelah pelaksanaan final akan diadakan acara puncak penutupan dan sekaligus memperkenalkan para pemenang musabaqoh ini.
819541