IQNA

Syaikhul Azhar Menolak Permohonan Rabi Yahudi Untuk Pemberian Maaf Pada Husni Mubarak

22:05 - September 04, 2011
Berita ID: 2181281
Syaikhul Azhar Menolak Permohonan Ketua Syura Para Ahli Taurat Untuk Memberikan Maaf Pada Mantan Presiden Mesir, Husni Mubarak
IQNA menukil dari situs nasij, bahwa Ahmad Thayyib, Syaikhul Azhar menolak dikeluarkannya sebuah fatwa keagamaan dari Aufa Diya Yusuf, seorang Khakham Yahudi dan Ketua Dewan Syura Para Ahli taurat untuk memberikan maaf kepada mantan presiden Mesir, Husni Mubarak.

Ahmad Thayyib dalam hal ini menegaskan, bahwa Al Azhar tidak akan memberikan respon apapun atas permohonan maaf ini serta tidak akan membuka pintu dialog dengan mereka.

Menurutnya memberikan penjelasan serta membuka diaog dengan kelompok Yahudi Ekstrimis adalah sebuah bentuk penerimaan dan kelemahan sikap di hadapan penjajahan yang dilakukan oleh zionisme israel, padahal sikap Al Azhar atas hal ini adalah sangat jelas dan hal itu tergolong garis merah yang tidak bisa dilanggar.

Permohonan maaf yang diminta oleh mereka dari Al Azhar dalam bentuk fatwa keagamaan itu disampaikan oleh mereka pada hari pertama dilangsungkannya pengadilan atas Husni Mubarak.

Permohonan seperti ini adalah sebuah permohonan yang dirasa aneh dan tidak pernah terjadi sebelum nya.

Khakham Yahudi itu dalam sebuah ceramahnya mengatakan agar rezim zionis menekan Amerika ikut intervensi kepada otoritas Mesir menggagalkan hukuman mati yang akan ditetapkan bagi sang mantan presiden yang ditunggu-tunggu banyak orang.

Begitu juga Ia menyeru kepada Simon Perez untuk secepatnya menyeru Eropa intevensi dan melakukan berbagai hal yang bisa menyelamatkan Husni Mubarak.

854280
captcha