IQNA

8:25 - February 16, 2012
Berita ID: 2275107
Wakil Sekjen Hizbullah Libanon: Hari ini umat Islam tidak dihadapkan dengan perang militer, tapi dihadapkan dengan perang budaya, sosial, dan ekonomi yang sebenarnya merupakan tantangan yang paling berbahaya yang dihadapi umat Islam.
IQNA mengutip dari situs Al Manar, bahwa Syekh Naim Qasim, wakil sekjen Hizbullah Libanon, menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada acara penutupan musabaqoh hafalan, qiroah, dan tartil Al Qur’an Al Karim ke 14, kemaren 13 Februari yang diselenggarakan di Beirut.

Selanjutnya beliau mengatakan, bahwa tantangan yang paling berbahaya hari ini bagi umat Islam adalah perang media atau yang disebut dengan perang lunak, dan dia mengingatkan bahwa dengan media yang memasuki rumah kita mereka berupaya untuk mempengaruhi setiap orang.

Menurutnya ancaman Amerika dan rezim Israel untuk menyerang Iran dan Suria dengan serangan militer merupakan bagian dari politik intimidasi dan ketakutan dari mereka.

Naim Qashim menegaskan: dalam kebijakan intimidasi adalah bagian dari penindasan dan kezaliman terhadap kekuatan arogansi yang hanya dapat berhadapan dengan perlawanan dan kekuatan dan senantiasa berupaya untuk perlawanan yang berkelanjutan dan kekuatan.

Wakil sekjen Hizbullah Libanon selanjutnya menegaskan tentang kebijakan pemerintah Libanon saat ini, menurutnya Libanon pada tahapan ini prioritas mengkategorikan dan keamanan untuk menuju Libanon masa depan agar dapat mengatasi berbagai macam krisis.

Syekh Naim pada akhir sambutannya menjelaskan tentang situasi Suria dan sikap Libanon atas hal itu.

952231
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: