Gedung parlemen Tunisia dipenuhi dengan para demonstran anti sekularisme yang datang dari berbagai kota, baik lelaki maupun perempuan, berunjuk rasa menuntut didirikannya pemerintahan yang berasaskan syariat Islam.
Mereka mengibarkan bendera-bendera hitam putih yang berhiaskan ayat-ayat suci Al Qur'an, meminta pemerintah agar menjadikan syariat Islam sebagai poros undang-undang dasar.
Salah seorang demonstran saat diwawancarai berkata, "Islam adalah agama kami, dan Al Qur'an adalah aturan bagi kami; kami ingin negara yang berdasrkan Islam dan Qur'an."
"Kami tidak menginginkan pemerintahan yang terpisah dari agama!" demikian tambahnya. (Tempsreel)
973109