Berkat kerjasama Dewan Budaya Britania, Universitas Cambridge dan Lembaga Kajian Islami Walid bin Thullab, konfrensi internasional ini berhasil diselenggarakan, dan kedatangan berbagai tamu dari dalam dan luar negeri.
Konfrensi yang membahas masalah sosial terkait hubungan antara Muslim dan Non Muslim itu sangat menarik karena masalah itulah yang sedang memanas di barat saat ini.
Salah satu tujuan konfrensi internasional tersebut adalah memerangi Islamophobia, dengan menggambarkan kembali wajah Islam dan Muslimin dengan cerah. Sebagaimana yang disampaikan oleh Muhammad Shato, seorang narasumber, dalam artikelnya, Islam adalah pemersatu ilmu dan iman hingga kapanpun Islam berdiri. (ISESCO)
975896