IQNA

Pendistribusian buku-buku tafsir untuk para non-muslim akan bisa melenyapkan keraguan-keraguan mereka tentang Islam.

8:39 - April 29, 2012
Berita ID: 2313891
Kepala komite Qur’an dan Ithrah Parlemen Islam Iran ketika meyinggung tentang penerjemahan Al-Qur’an ke berbagai bahasa sebagai metode penyebaran budaya Qur’an, beliau menegaskan: “ Dunia sekarang sedang haus pemahaman akan Al-Qur’an, oleh karena itu penerjemahan Qur’an ke berbagai bahasa itu akan banyak membantu dalam menghilangkan keraguan-keraguan masyarakat dunia terhadap agama Islam”.
Lale Eftehari, kepala komite Qur’an dan Ithrah Parlemen Islam, dalam wawancaranya dengan wartawan kami, dengan mengisyaratkan akan upaya kerja keras para penaggung jawab negara kita dalam bidang percetakan dan penerbitan Qur’an beliau mengungkapkan: “ percetakan dan penerbit Qur’an terbagi ke dalam dua hal, cetakan kitab Al-Quran dan buku-buku tentang Qur’an, yang mana keduanya harus sama-sama diperhatikan secara serius. Karena kita ini sekarang sedang menghadapi kehausan masyarakat dunia, hususnya diantara penduduk negara-negara Islam.
Beliau menambahkan; Al-Qur’an, buku-buku tafsir dan Qur’an-qur’an terjemah itu harus diterbitkan, meskipun untuk non-muslim sekalipun, sehingga dengan melihat terjemahan Al-Qur’an itu, otomatis mereka akan berada dalam lingkungan budaya Al-Qur’an. Sering kali kita saksikan bahwa banyak dari kalangan non-muslim yang memeluk islam dikarenakan mereka membaca terjemahan Al-qur’an, oleh karena itu, perhatian yang sangat serius akan penerjemahan dan tafsir Al-Qur’an merupakan hal yang sangat penting dan kita harus mengambil langkah pasti dalam jalur ini.
Kepala komite Qur’an dan Ithrah parlemen Islam ini menerangkan; “ Untuk keperluan cetak Al-Qur’an itu harus disediakan alat-alat dan perlengkapan yang paling modern. Demikian juga dukungan dan perhatian terhadap buku-buku, terbitan dan artikel-artikel tentang Al-Qur’an itu sangatlah penting sekali”.
992355
captcha