Para tokoh dan pastur gereja Angelie kemarin mengecam aksi pembakaran Al-Qur'an dan menyatakan bahwa umat Kristiani tidak akan bersedia menghina agama lain dan lebih cenderung saling menhormati sesama manusia.
Lis Anderson, salah satu tokoh di antara mereka menyatakan: "Beberapa orang dengan kedok agama Kristen yang melakukan perbuatan itu tidak mewakili semua umat Kristiani."
Tery Jones, seorang pastur Kristen untuk kedua kalinya membakar Al-Qur'an di depan sebuah gereja di propinsi Florida yang mana perbuatannya itu disaksikan 20 orang lainnya. (Christian Post)
996467