Pimpinan Komisi Waqaf dan Urusan Agama Parlemen Kurdistan Iraq menutup penerbit Jarbah, sebuah penerbitan berbahasa Kurdi, karena menghina Islam.
Menurut pemberitaan IQNA, menukil dari Surat Kabar Elektronik Al-Jiran, Basyir Haddad, pimpinan Komite Waqaf dan Urusan Agama Parlemen Kurdistan Iraq, seusai rapat khusus menyatakan: "Penerbitan ini akan ditutup karena telah mencetak materi yang berisi penghinaan terhadap Islam."
Ia menambahkan: "Salah satu materi yang dicetak berisi ungkapan-ungkapan seorang pengguna Facebook yang menghina Islam."
Haddad juga menjelaskan: "Persatuan Ulama Muslim Kurdistan Iraq sangat menindaki serius permasalahan ini dan meminta agar penerbitan itu ditutup."
Dalam rapat yang diselenggarakan sebelum itu diputuskan bahwa untuk setiap tindakan penghinaan terhadap agama Islam akan ditetapkan suatu hukuman yang tepat.
1002463