Menurut laporan IQNA cabang Lembaga Kebudayaan dan Perhubungan Islami, dalam konferensi sehari itu, Musthafa Najarianzade, duta budaya Iran berpidato berkenaan dengan "Pernahan Wanita dalam Perubahan Global Menurut Pandangan Imam Khumaini dan Rahbar." Dalam pidatonya ia berkata: "Di masa ketika umat manusia di Arab menganggap keberadaan anak perempuan sebagai hal yang menjijikkan, Tuhan menurunkan nabi-Nya yang terakhir yang menjunjung martabat perempuan setinggi-tingginya dan beliau dikaruniai Fathimah Azzahra as sebagai telaga Kautsar."
Ia melanjutkan: "Imam Khumaini pun berpandangan bahwa wanita memilki kedudukan yang mulia. Menurutnya, berkat wanita para lelaki dapat beranjak ke tingkat mi'raj. Para wanita memiliki peran yang tak kalah pentingnya dengan para lelaki dalam kebangkitan dan kemajuan.'
Najjarianzade melanjutkan: "Imam Khumaini berpandangan bahwa para wanita harus aktif di segala bidang sosial dan keilmuan demi kemajuan umat Islam dan terjaganya syari'at agama dari serangan budaya musuh."
Ia menyinggung pegolakan terakhir di Timur Tengah dan menyatakan: "Keberadaan para wanita aktif di kawasan dan juga Amerika serta Eropa telah mewarnai kebangkitan Islami dengan tegas."
Konferensi itu diadakan pada hari Minggu 20 Mei kemarin.
1014778