Isa Bulksibt, pemilik sebuah toko buku Islami di kota Annecy mengatakan: "Beberapa hari yang lalu kami para penjual buku-buku Islami mendatangi kantor walikota yang telah meliburkan toko-toko kami dengan berbagai alasan."
Ia menambahkan: "Hingga saat ini kami terus bersikeras untuk menjelaskan kepada mereka namun walikota tetap menyebut penjualan buku-buku Islami merupakan "faktor kekacauan negara" serta "ajakan untuk menjadi Muslim" yang oleh karena itu toko-toko kami diliburkan."
Pemilik toko buku Islami itu mengkritik sikap walikota dan berkata: "Padahal kebutuhan membaca adalah kebutuhan semua warga dan umat Islam butuh membaca buku-buku Islami. Namun minoritas warga ini tidak pernah dianggap di negeri ini."
Dikabarkan walikota dengan tegasnya mengatakan: "Penduduk kami tidak membutuhkan buku-buku reliji. Oleh karena itu penjualan buku-buku agama di tempat umum adalah terlarang."
Sumber: ajib
1035246