Menurut keterangan pihak polisi setempat, Alexander Moler, seorang pemuda berusia 37 tahun asal Zurich telah ditangkap karena telah memprovokasi kawan-kawannya di Twitter untuk menyerang masjid-masjid sekitarnya.
Berdasarkan laporan tersebut, pemuda anggota Persatuan Demokrasi Pusat Swis dalam provokasinya di jejaring sosial Twitter mengatakan: "Perlu dilakukan aksi "Malam Kaca-Kaca Pecah" untuk masjid-masjid."
Pemuda tersebut ditangkap lantas telah menebar kebencian yang bersifat SARA terhadap golongan lain.
Malam-Malam Kaca Pecah adalah sebuah tragedi penyerangan terhadap rumah-rumah umat Yahudi di Jerman dan Austria pada tahun 1938 yang mana karena tragedi tersebut jalanan dipenuhi dengan kaca-kaca yang berserakan.
Sumber: tdg
1039606