Tim Internasional: Ahmad Ridha Ruhullahzade, seorang analis politik, mengatakan: "Musuh selalu berusaha agar krisis Suriah terus berkepanjangan."
Ahmad Ridha Ruhullahzade, ketua Komisi Internasional Komunitas Pembela Pamestina dan seorang analis politik yang hadir dalam konfrensi "Krisis Suriah" pada 27 Juli hari Jum'at malam di Pameran internasional Qur'an Tehran mengatakan: "Amerika dan Israel sangat terpukul dengan adanya kebangkitan Islam di Timur Tengah. Oleh karena itu mereka tak ingin merasa lebih telak lagi dengan berakhirnya krisis di Suriah."
Ia menambahkan: "Menurut saya, tidak mungkin Amerika dan Israel membiarkan Suriah begitu saja; karena itu artinya mereka siap menerima kekahlahan."
Ruhullahzade menekankan: "Dikarenakan posisi Suriah yang sedemikian rupa, siapapun dapat dengan mudah berlalu lalang keluar masuk negeri itu. Oleh karenanya para teroris seperti jaringan Alqaeda bebas melakukan apapun yang mereka mau dengan masuk ke Suriah melalu Turki, Jordania dan Lebanon Utara."
Ia juga menekankan berkali-kali: "Alhasil, musuh selalu berusaha agar krisis Suriah terus berkepanjangan."
1063627