Diberitakan bahwa wakil PBB mengadakan pertemuan presiden Myanmar di Rangoon untuk memasuki daerah Rakhine, kawasan barat negeri itu.
Ia datang dengan membawa pesan kecaman untuk pemerintah setempat berkenaan dengan krisis kemanusiaan yang dibiarkan terjadi di negara tersebut.
Ia mengatakan: "Kami mendapatkan berbagai laporan tentang perlakuan diskriminatif pemerintah terhadap minoritas umat beragama di negeri ini."
Diharapkan pertemuan tersebut membawa hasil dihentikannya perilaku-perilaku tak manusiawi terhadap Muslimin Myanmar yang telah memakan sekian banyak korban.
Sumber: Press TV
1066253