IQNA

8:45 - January 25, 2015
Berita ID: 2760974
KABUL (IQNA) - Puluhan orang warga Kabul bekerjasama Komunitas Perdamaian dengan menentang pemublikasian karikatur yang menistakan Rasululllah Saw, melakukan unjuk rasa di depan gerbang presiden dan mencela tindakan anti kemanusiaan ini.

“Para demonstran dengan menyelogankan, “Ruh kami, wujud kami, Muhammad, Muhammad (Saw)”, “Pemimpin tercinta kami Muhammad (Saw); Kekasih hati kami Muhammad (Saw)” menyebut pemublikasian karikatur Rasulullah (Saw) sebagai keirihatian dan mereka meminta penindaklanjutan secara hukum,” demikian laporan IQNA, seperti dikutip dari AVA News.
Dr. Abdul Saboor Fakhri, ketua Komunitas Perdamaian Afganistan dalam hal ini mengatakan, membela kesucian dan Rasulullah Saw hukumnya wajib bagi kita semua dan kami akan senantiasa terus membelanya sampai akhir hayat.
Dia mengingatkan, jika orang-orang Barat tidak berhenti melakukan tindakan yang tidak manusiawi ini, maka kaum muslimin tidak akan pernah duduk tenang dan akan memberikan pukulan keras di mulut-mulut para arogan.
Ketua Populasi Perdamaian mengungkapkan, semua konspirasi dan intrik berada di bawah pengawasan Barat; kami meminta mereka supaya menghentikan tindakan-tindakan ketidakpatutnya sehingga kaum muslimin juga berhenti melakukan reaksi terhadap mereka.
Dia meminta negara-negara Islam dan khususnya pemerintah Afghanistan supaya menghadirkan duta negara Perancis dan menginterviu terkait tindakan keji ini.
Fakhri melanjutkan, duta negara Perancis juga harus meminta maaf kepada kaum muslimin, jika tidak demikian, maka kedutaan negara Perancis harus ditutup.

2757613

Kunci-kunci: Islam
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\