IQNA

0:15 - December 17, 2015
Berita ID: 3464095
AMERIKA (IQNA) - Para pemimpin pelbagai antar agama di kota Las Vegas Amerika dengan bergabung dengan komunitas muslim kota ini, mereka satu suara mengutuk terorisme.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari Review Journal, para pemimpin pelbagai agama di kota Las Vegas Amerika, Minggu sore (13/12) dengan bergabung dengan komunitas muslim negara ini, mereka mengecam terorisme dan kekerasan, juga mengungkapkan solidaritas mereka dengan komunitas muslim.


Dengan mengeluarkan sebuah statemen bersama mereka mengumumkan, orang-orang yang melakukan teror dan kekerasan dengan mengatasnamakan agama, harus mereka ketahui bahwa sesungguhnya mereka tidak akan mampu meruntuhkan agama dan keyakinan kami.
Demikian juga, kelompok yang terdiri dari para pemimpin pelbagai agama dengan berbicara kepada para politikus Amerika dan para kandidat nominasi babak pertama pemilihan presiden mendatang di negara ini mengumumkan, Islam mengutuk terorisme. Tuhan muslim, Kristen dan Yahudi adalah satu. Toleransi, kebebasan dan demokrasi dikenal secara resmi dalam agama-agama tauhid.


Dalam pertemuan yang diselenggarakan di masjid jami’ Las Vegas ini, jumlah partisipan sampai pada batas tidak menemukan tempat lagi di sebuah masjid dengan kapasitas yang menampung 400 jamaah salat.
Pertemuan tersebut disertai dengan acara doa dan mengenang para korban insiden San Bernardino, California.


Di samping para pemimpin dan delegasi pelbagai agama, sejumlah para pejabat politik, militer, pengadilan Las Vegas juga hadir dalam acara tersebut dan mereka berpidato dalam mendukung komunitas muslim Amerika dan mengecam diskriminasi rasisme, kriminal yang muncul dari kebencian dan ekstremisme.


Di penghujung, Sayid Rahman, salah seorang penyelenggara acara tersebut mengatakan, bulan depan, para pemimpin antar agama di Las Vegas akan mengumpulkan petisi tanda tangan dengan topik “Kekerasan Atas Nama Agama Dilarang”. Kami mengharap kampanye ini - dengan menyebar ke kota-kota Amerika lainnya - sebagai langkah penting dalam menyadarkan pemikiran tentang Islam dan mendiskreditkan terorisme.

3463152

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\