IQNA

15:26 - December 30, 2015
Berita ID: 3470010
IRAK (IQNA) - Para tokoh Ahlusunnah dan Syiah Irak mengecam intervensi Amerika dalam urusan domestik negara ini dan upaya masuknya pasukan darat Amerika ke Irak.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari Al-Alam, para tokoh Ahlusunnah dan Syiah mengungkapkan penentangannya akan kehadiran Amerika di Irak, dalam konferensi "Dukungan terhadap Mobilisasi Masyarakat”, yang diselenggarakan di Karbala al-Mualla, dengan dihadiri para rohaniawan dan para tokoh Ahlusunnah dan Syiah.
"Penyelamatan Irak dan masa depannya berhutang pada mobilisasi masyarakat, karena mobilisasi masyarakat satu-satunya pasukan yang telah membuktikan nasionalismenya dan bersumber dari perintah marjaiyah dan ideologi sejati,” ucap Qasim al-Ma’muri, ketua divisi Mobilisasi Masyarakat di Diyala.
Demikian juga, para hadirin dalam konferensi tersebut menyebut kelompok teroris ISIS sebagai produk Zionisme dan para sekutunya dan mereka menegaskan bahwa marjaiyyah dan mobilisasi masyarakat akan menentang segala bentuk aksi darat Amerika.
Kazim al-Abadi, anggota brigade Asaib Ahl al-Haq mengatakan, masyarakat, marjaiyyah dan kelompok muqowamah Irak akan menentang segala bentuk intervensi asing dan mereka mengetahui Amerika dan rezim Zionis telah menuntun konspirasi melawan negara kami dan Timur Tengah, karenanya masyarakat pemberani Irak memiliki hak untuk membela terhadap negara mereka.
Para partisipan dalam konferensi ini yang diselenggarakan dengan tajuk Jihad Kifayah, Penjamin Persatuan dan Masa Depan Irak, menganggap penting keikutsertaan masyarakat terhadap marjaiyah agama untuk jihad dan dukungan masyarakat terhadap mobilisasi masyarakat.

3469076

Kunci-kunci: Penentangan
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\