
Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari masralekhbaria.com, ruang pelelangan dan barang antik pertama dan terbesar dibuka Minggu di kota Doha, sebagai Dar al-Bahie, di kota kebudayaan Katara.
Ruang ini dibuka dengan dihadiri Al-Mayassa bint Hamad bin Khalifa Al-Thani, ketua dewan keamanan museum Qatar dan memuat sekitar 300 lembar seni langka dan bernilai, dimana nilainya mencapai satu setengah juta Dollar.
Demikian juga, ruang ini memuat naskah-naskah khat berharga, yang terkait pada abad kesepuluh dan sebelas Miladi (masa pemerintahan Bani Umayyyah di Andalusia), dan diantaranya adalah tiga lembar naskah Al-Quran tulisan tangan, yang setiap lembarnya berukuran sekitar 26x17.
Demikian juga, dalam ruang tersebut dipamerkan papan Tony Pinder, seniman populer Austria, yang telah mengetengahkan pelajaran-pelajaran Al-Quran untuk anak-anak kecil di propinsi Luxor Mesir, dimana dalam papan tersebut memperlihatkan anak-anak kecil sedang duduk berkumpul di atas tikar dengan mengitari pengajar Al-Qurannya.
Syaikh Abdulrahman bin Hamad al-Thani, ketua eksekutif lembaga media Qatar, yang hadir dalam acara pembukaan auditorium tersebut mengatakan, tujuan pembukaan ruang pelelangan ini adalah partisipasi dalam menghidupkan budaya Islam dan menjaga warisan pokok Arab – Islam.
Ashraf Abdulrahim Abu Isa, saudagar Qatar mengatakan, pelelangan di ruang ini diselenggarakan secara resmi tanggal 5 Maret 2016 dan para peminat pelelangan dapat melakukan kontak telepon atau komunikasi langsung lewat internet untuk hadir dalam ruang tersebut.
Demikian juga, di ruang ini terdapat sejumlah potongan-potongan seni langka dan berharga dari bingkai-bingkai dan patung-patung, yang didesain pada awal abad kesembilanbelas Masehi oleh para seniman Eropa dan pasar-pasar Timur dan masjid termasuk bagian dari topik-topik papan tersebut.
Potongan-potongan berharga dan seni ruang ini akan dipamerkan di internet tiga pekan sebelum penyelenggaraan resmi pelelangan dan para peminat yang hendak melihat gambar potongan-potongan tersebut, yang disertai dengan deskripsi dan penjelasan lengkapnya dapat merujuk ke situs Dar al-Bahie untuk mendapatkan informasi-informasi lebih lanjut dan demikian juga dapat mendapatkan katalog potongan-potongan seni tersebut lewat internet atau kantor Dar al-Bahie.