Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari an7a.com, polisi Spanyol, Rabu (23/3) mengumumkan, ekstremis Sayap Kanan membakar masjid terbesar Madrid dalam menanggapi ledakan-ledakan teroris Brussels.
Sebelum itu, kelompok ekstrem serangan ke masjid terbesar Madrid diminta untuk menanggapi peledakan teroris Brussels.
Menurut laporan, Markas Kebudayaan Islam Madrid mengecam Islamofobia tersebut dan tidak banyak kerugian pada masjid tersebut.
Para aktivis sosmed dalam menanggapi serangan masjid ini mengumumkan, aksi-aksi kebencian ini meningkat di dalam masyarakat dan mengkaitkan agama dengan terorisme adalah berbahaya.


