IQNA

Ditujukan Kepada Trump;
8:12 - November 13, 2016
Berita ID: 3470801
AMERIKA (IQNA) - Dewan Komunikasi Islam – Amerika, organisasi terbesar pengayom hak-hak muslim Amerika, pasca kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden Amerika, dengan memublikasikan sebuah statemen mengingatkan, bahwa kaum muslim Amerika yang tinggal di negara ini tidak akan pergi kemanapun.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari PRNewswire, dalam statemen tersebut dikemukakan, kami kaum muslim sebagai warga negara ini menerima hasil proses demokrasi ini, dimana kami akan tetap bersama-sama dengan nama sebuah negara, dan kami akan bekerjasama dengan presiden baru untuk kemajuan negara.

Nihad Awad, Direktur Eksekutif Dewan Komunikasi Islam – Amerika dalam statemen tersebut menambahkan, siapapun yang menang dalam pemilu, kaum muslim Amerika tetap akan tinggal di sini. Kami tidak akan pergi kemanapun dan kami juga tidak terintimidasi dan terpinggirkan. Semoga, komunitas muslim terus tetap melanjutkan upayanya untuk melawan diskriminasi dan penegakan keadilan serta mendukung kebebasan dan hak-hak masyarakat Amerika.

"Kaum muslim Amerika demikian juga akan terus melanjutkan aktivitas-aktivitasnya untuk komunikasi lebih dengan para penganut agama dan kebudayaan-kebudayaan lainnya serta menciptakan jembatan-jembatan komunikasi dan kerjasama,” ucapnya.

Nihad Awad mengingatkan, presiden baru Amerika harus komitmen dengan standar tertinggi dalam membela hak-hak semua individu yang tinggal di negara ini, sebagaimana undang-undang dasar Amerika menjamin hal tersebut. Individu-individu yang takut harus tahu bahwa Amerika adalah rumah mereka dan rumah anak-anak mereka. Ini adalah masa depan kalian, kalian sama sekali tidak akan pergi kemanapun. Kalian sama seperti masyarakat Amerika lainnya, yang mendapatkan hak-hak dan tanggung jawab serupa.

Dalam statemen tersebut dipaparkan, kami meminta presiden baru, yang sesuai dengan udang-undang agar mengayomi hak-hak semua masyarakat negara ini.

Donald Trump dalam kampanye pemilunya berkali-kali mengatakan akan mencegah masuknya kaum muslim ke tanah Amerika dan juga keharusan pengontrolan kaum muslim yang tinggal di negara tersebut dan menyebabkan peningkatan sensitivitas negatif secara signifikan terhadap kaum muslim Amerika selama ini.

Dewan Komunikasi Islam – Amerika sebelum pemilu, meluncurkan sebuah kampanye guna mengajak kaum muslim untuk berpartisipasi dalam pemilu, guna berupaya untuk mencegah Trump menjadi presiden Amerika.

http://www.iqna.ir/fa/news/3545175

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: